Media Kampung – Timnas Portugal untuk sementara bermain imbang 1-1 dengan Republik Demokratik Kongo pada babak pertama laga perdana Grup K Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Houston Stadium, Texas, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, menyajikan kejutan dari tim underdog.

Portugal unggul cepat melalui gol Joao Neves pada menit keenam setelah menerima umpan matang dari Pedro Neto. Namun, RD Kongo berhasil menyamakan kedudukan tepat sebelum wasit meniup peluit turun minum berkat sundulan Yoane Wissa.

Cristiano Ronaldo, yang turun sebagai kapten dan ujung tombak Portugal, mencatatkan rekor sebagai pemain outfield tertua kedua yang tampil di putaran final Piala Dunia. Pada usia 41 tahun 132 hari, ia hanya berada di belakang Roger Milla yang berusia 42 tahun 39 hari saat membela Kamerun di Piala Dunia 1994. Ini juga menjadi Piala Dunia keenam bagi megabintang asal Portugal tersebut sejak debutnya pada 2006.

Pelatih Portugal Roberto Martinez menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Diogo Costa di bawah mistar, lini belakang diisi Tomas Araujo, Renato Veiga, Joao Cancelo, dan Nuno Mendes. Gelandang bertumpu pada Joao Neves dan Vitinha, sementara Bruno Fernandes serta Bernardo Silva menjadi kreator serangan. Di sisi sayap, Pedro Neto mendukung Ronaldo sebagai penyerang tunggal.

RD Kongo menerapkan strategi defensif dengan formasi lima bek, dipimpin kapten Chancel Mbemba bersama Axel Tuanzebe dan Aaron Wan-Bissaka. Di lini depan, kecepatan Cedric Bakambu dan Yoane Wissa diandalkan dalam skema serangan balik. Hasilnya, strategi tersebut berbuah gol penyama kedudukan yang mengejutkan banyak pihak.

Sebelum pertandingan, mantan pelatih asal Portugal, Eduardo Almeida, memprediksi laga tidak akan mudah bagi Portugal. Ia menilai permainan transisi cepat RD Kongo bisa menjadi ancaman. “Secara taktik, mereka terkadang tidak terlalu terorganisir dan lebih banyak bermain melalui transisi, yang bisa menimbulkan masalah bagi Portugal,” ujarnya. Namun, ia tetap optimistis Portugal akan menang jika mampu mencetak gol cepat.

Babak kedua akan menjadi penentu apakah Portugal mampu membuktikan status unggulan atau justru harus puas dengan hasil imbang di laga pembuka.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.