Media Kampung – Juventus tengah mempertimbangkan untuk mendatangkan Joshua Zirkzee dengan skema pinjaman, serupa dengan pendekatan yang dilakukan Barcelona saat merekrut Marcus Rashford dari Manchester United musim lalu. Klub asal Turin ini berharap dapat menambah kekuatan lini depan setelah kepergian Dusan Vlahovic dan rencana peminjaman Lois Openda ke Lyon.
Strategi Transfer Juventus
Dalam beberapa minggu terakhir, Juventus telah melakukan sejumlah rekrutmen penting, termasuk kedatangan Randal Kolo Muani dan Kerim Alajbegovic yang segera menyelesaikan proses transfer. Meski demikian, pelatih Luciano Spalletti masih mengincar penyerang tambahan yang memiliki postur tinggi dan fisik kuat.
Joshua Zirkzee, penyerang asal Belanda dengan tinggi badan 193 cm, menjadi opsi menarik bagi Juventus. Pemain ini dinilai kurang mendapatkan kesempatan bermain di Manchester United di bawah pelatih Michael Carrick, sehingga kemungkinan untuk dipinjamkan cukup besar.
Harga dan Skema Transfer
Manchester United mematok harga antara 35 hingga 40 juta euro (sekitar Rp 727 miliar hingga Rp 831 miliar) untuk penjualan Zirkzee pada musim panas ini. Namun, Juventus lebih mengutamakan opsi pinjaman dengan kemungkinan membeli di akhir masa pinjaman tanpa kewajiban pembelian.
La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa Juventus optimistis dapat mencapai kesepakatan pinjaman yang mengadopsi model serupa dengan transfer Marcus Rashford ke Barcelona. Selain itu, klub juga memantau opsi alternatif dari Chelsea, termasuk pemain Liam Delap dan Emmanuel Emegha, yang berpotensi tersedia untuk dipinjam.
Kondisi Pemain dan Tantangan Juventus
Keberhasilan transfer ini juga bergantung pada Juventus yang dapat melepas Jonathan David. Striker asal Kanada itu mengalami kesulitan beradaptasi selama musim pertamanya di Turin pada 2025-26 dan saat ini dikabarkan siap dilepas, meskipun sang pemain ingin bertahan dan berjuang untuk posisinya di skuad.
Dengan langkah ini, Juventus berupaya memperkuat lini serang untuk menghadapi kompetisi Serie A yang semakin ketat, sambil tetap mengelola keuangan klub secara bijak melalui skema pinjaman.














Tinggalkan Balasan