Media Kampung – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan meningkatkan Dermaga Ponton di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menjadi dermaga movable bridge (MB) berkapasitas hingga 50 ton. Proyek ini bertujuan meningkatkan pelayanan penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko, menyatakan bahwa saat ini proyek masih dalam tahap lelang. “Sekarang proses lelang di pusat, mungkin Juli sudah mulai,” ujarnya pada Selasa, 9 Juni 2026.

Peningkatan tidak hanya pada dermaga, tetapi juga mencakup jembatan akses menuju dermaga ponton. Setelah menjadi dermaga MB, kapasitasnya mencapai 50 ton, sehingga kendaraan logistik besar, termasuk truk sumbu tiga, dapat menggunakannya. “Target kami pada libur Natal dan Tahun Baru nanti sudah bisa dipakai,” tegas Arief.

Selain Dermaga Ponton, secara bertahap dermaga MB 1, MB 2, dan MB 3 juga akan ditingkatkan kapasitasnya menjadi 50 ton. Saat ini, kapasitas MB 1 dan MB 2 sebesar 30 ton, sedangkan MB 3 sebesar 25 ton.

ASDP juga berencana menambah dermaga di Pelabuhan Gilimanuk sebagai penyeimbang, namun terkendala keterbatasan lahan. “Kita juga harus nambah dermaga di Gilimanuk juga. Masalahnya keterbatasan lahan,” pungkas Arief.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.