Media Kampung – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi mulai menggelar uji petik terhadap 55 kapal penyeberangan yang beroperasi di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi masa libur Idul Adha dan liburan pertengahan tahun demi memastikan keselamatan dan kelayakan armada.
Proses pemeriksaan berlangsung secara bertahap sejak 18 Juni 2026 dan difokuskan pada kapal-kapal yang beroperasi di Pelabuhan Ketapang. Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Tanjungwangi, Widodo, menjelaskan bahwa hingga saat ini sekitar 17 kapal telah menjalani uji petik.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek secara menyeluruh berbagai aspek keselamatan pelayaran, termasuk alat keselamatan kapal, perlengkapan navigasi, dan kesiapan kapal untuk berlayar. Widodo menegaskan bahwa setiap komponen yang berhubungan dengan keamanan pelayaran menjadi prioritas dalam inspeksi ini.
KSOP Tanjungwangi menetapkan target untuk menyelesaikan seluruh uji petik pada 55 kapal tersebut sebelum masa libur Idul Adha dimulai. Dari jumlah kapal yang diperiksa, sekitar 45 merupakan armada aktif yang rutin melayani penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, sementara sisanya adalah kapal cadangan atau standby.
Hasil temuan selama pemeriksaan, baik yang bersifat minor maupun mayor, akan dianalisis lebih lanjut bersama tim pemeriksa di lapangan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kapal yang beroperasi memenuhi standar keselamatan yang berlaku dan siap melayani penumpang dengan aman selama periode liburan.
Widodo menambahkan, “Kami maksimalkan proses uji petik agar seluruh kapal benar-benar siap dan aman sebelum masa liburan berlangsung.” Laporan akhir dari pemeriksaan diharapkan sudah lengkap dan dapat disampaikan paling lambat tanggal 8 Juni 2026.
Langkah uji petik ini menjadi bagian penting untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas penumpang yang biasanya terjadi saat libur Idul Adha dan liburan tengah tahun. Dengan memastikan kelayakan dan kesiapan kapal, KSOP Tanjungwangi berupaya mengurangi potensi risiko kecelakaan di jalur penyeberangan yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Bali.
Pengawasan ketat ini juga memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa armada penyeberangan telah memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan pemerintah. Keberlangsungan operasional kapal yang aman menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran transportasi laut di wilayah tersebut.
Secara keseluruhan, kegiatan uji petik kapal penyeberangan Ketapang-Gilimanuk oleh KSOP Tanjungwangi menunjukkan komitmen serius dalam menjaga keselamatan pelayaran dan kenyamanan pengguna jasa angkutan laut. Proses ini akan terus dipantau hingga seluruh target pemeriksaan rampung sesuai jadwal.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan