Media Kampung – Libur Iduladha dan long weekend tahun 2026 di Banyuwangi menawarkan kombinasi unik antara wisata alam dan budaya. Salah satu acara utama adalah Ritual Adat Seblang Bakungan yang digelar di Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, mulai 29 hingga 31 Mei.
Ritual Seblang Bakungan merupakan tradisi warisan Suku Osing sejak tahun 1639 yang menampilkan tarian ritual oleh seorang perempuan dalam kondisi trance sebagai penghormatan kepada leluhur dan doa keselamatan desa. Kegiatan ini juga diiringi pertunjukan kuntulan, kuntulan caruk, jaranan, serta bazar UMKM di sepanjang jalan desa.
Puncak acara pada 31 Mei meliputi selamatan kampung dan arak-arakan obor keliling kampung atau ider bumi, yang menjadi simbol kebersamaan dan kearifan lokal masyarakat Banyuwangi. Tradisi ini tidak hanya bernilai spiritual tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang khas.
Selain itu, Agro Wisata Tamansuruh menggelar pre event bertajuk “Sepekan Senja di AWT” dari 30 Mei hingga 4 Juni. Event ini menghadirkan pengalaman menikmati panorama alam saat senja dengan berbagai pertunjukan seni dan aktivitas kreatif yang menonjolkan budaya Banyuwangi.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Hartono, mengajak masyarakat dan wisatawan memanfaatkan libur panjang Iduladha untuk mengeksplorasi berbagai agenda budaya dan destinasi wisata yang telah disiapkan. Menurutnya, Banyuwangi menawarkan perpaduan wisata alam, kuliner, dan budaya yang otentik dan unik.
Dengan rangkaian acara budaya seperti ritual Seblang dan wisata senja di Agro Wisata Tamansuruh, libur Iduladha di Banyuwangi diharapkan memberikan pengalaman berbeda dan berkesan bagi para pengunjung.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan