Media Kampung, Jakarta – Seorang siswa berinisial DK (18) meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya tertabrak KRL rute Duri-Tangerang di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Kamis pagi, 20 Agustus 2026. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di dekat perlintasan kereta api Semanan Tembok Bolong.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz Gumilang, menyampaikan sepeda motor Honda dengan nomor polisi B-3866-CME yang dikendarai DK melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Semanan Tembok Bolong. Saat mendekati perlintasan kereta api, sepeda motor tersebut bertabrakan dengan KRL jurusan Tangerang yang melaju dari arah timur ke barat.
Akibat kecelakaan ini, DK mengalami luka serius di bagian kepala dan meninggal di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sepeda motor yang dikendarai korban juga mengalami kerusakan dan kini diamankan oleh polisi bersama dengan STNK sebagai barang bukti.
Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian yang telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan saksi, serta mengamankan barang bukti. Proses evakuasi dan penyelidikan terus berjalan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut.
Kecelakaan ini sempat mengganggu operasional perjalanan KRL Duri-Tangerang pada pagi hari. Perjalanan sempat tertunda karena evakuasi sepeda motor yang menghalangi jalur di antara Stasiun Rawa Buaya dan Batu Ceper. Namun, saat ini operasional KRL di rute tersebut telah kembali normal dengan kedua jalur dapat digunakan seperti biasa.
Peristiwa ini menjadi perhatian penting terkait keselamatan di perlintasan kereta api, khususnya bagi pengendara kendaraan bermotor. Pengguna jalan diimbau untuk selalu waspada dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas guna mencegah kecelakaan serupa terjadi kembali.















Tinggalkan Balasan