Media KampungGempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyatakan bahwa gempa terjadi pada pukul 10.27 WIB dengan kedalaman 10 kilometer. Ia meminta warga Palu untuk tetap waspada namun tidak panik.

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujar Wijayanto dalam keterangan resminya, Selasa (17/6).

Selain itu, BMKG juga mengingatkan warga untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. “Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,” tambahnya.

Wijayanto menekankan pentingnya memeriksa kondisi rumah sebelum kembali masuk. “Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,” tandasnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Media Kampung masih berupaya mengonfirmasi kondisi terkini di Kota Palu dan sekitarnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.