Media Kampung, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno membantah kabar yang menyebut dirinya sakit dan akan mundur dari jabatan. Pratikno menegaskan bahwa ia dalam kondisi sehat dan tengah menjalankan tugas di lapangan, khususnya menangani kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.

Pratikno menjelaskan bahwa sejak pagi hari ia sudah berada di Malang dan kemudian menuju Bromo untuk memimpin rapat koordinasi percepatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di lokasi, ia juga melakukan peninjauan langsung ke titik-titik kebakaran dengan menggunakan helikopter terbuka (Hartop), guna mengetahui situasi terkini.

Baca juga:

Isu mengenai kondisi kesehatan Pratikno dan rencana pengunduran dirinya beredar luas pada 11 Agustus 2026. Namun, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi turut membantah kabar tersebut. Prasetyo menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada informasi resmi maupun valid yang menyatakan Pratikno sakit atau akan mengundurkan diri. Prasetyo menyatakan bahwa Pratikno dalam kondisi sehat dan masih aktif menjalankan tugasnya.

Kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menjadi fokus utama pemerintah saat ini. Dari 36 titik api yang tercatat, sebagian besar sudah berhasil dikendalikan, dan saat ini tersisa sekitar dua titik api yang masih ditangani oleh petugas. Kunjungan dan rapat koordinasi yang dilakukan Pratikno bertujuan untuk mempercepat pemadaman agar dampak kebakaran dapat diminimalisir.

Kabar mengenai pengunduran diri Pratikno sempat muncul sebelumnya pada awal tahun 2026 di tengah spekulasi mengenai reshuffle kabinet. Namun, pada saat itu pun Pratikno membantah keras tudingan tersebut. Kini, ia kembali menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan tugas dalam kabinet pemerintahan.

Baca juga:

Dengan klarifikasi dari Pratikno dan konfirmasi dari Mensesneg Prasetyo Hadi, masyarakat diharapkan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Fokus pemerintah tetap pada penanganan kebakaran hutan yang berdampak luas pada lingkungan dan kesehatan masyarakat di wilayah terdampak.

Pratikno juga telah melaporkan kondisi kesehatannya secara langsung kepada Mensesneg sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab kepada publik. Kegiatan di lapangan yang dilakukannya menunjukkan bahwa ia tetap aktif dan fokus menjalankan amanat sebagai Menko PMK.

Isu kesehatan dan pengunduran diri pejabat publik harus mendapat perhatian serius dalam konteks keakuratan informasi, mengingat berpotensi mempengaruhi stabilitas pemerintahan dan kepercayaan publik. Oleh karena itu, klarifikasi resmi seperti yang diberikan oleh Pratikno dan Prasetyo sangat penting untuk menjaga kredibilitas dan transparansi pemerintah.

Baca juga:

Pemerintah terus berupaya menangani kebakaran hutan yang menjadi masalah lingkungan nasional, dan keterlibatan langsung Menko PMK dalam penanganan ini menunjukkan komitmen serius dari pemerintah pusat dalam mengatasi bencana tersebut.