Media KampungGempa bumi dengan kekuatan magnitudo 2,4 terjadi di wilayah Kabupaten Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat pada pagi hari Senin, 25 Mei 2026 pukul 07:17 WIB. Guncangan tersebut terdeteksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menginformasikan lokasi episentrum gempa berada di koordinat 8.44 Lintang Selatan dan 116.90 Bujur Timur.

BMKG mencatat pusat gempa berada di permukaan tanah dengan kedalaman sekitar 10 kilometer di bawah permukaan. Meski gempa terasa di sekitar Pulau Panjang, BMKG memastikan bahwa peristiwa ini tidak menimbulkan potensi tsunami sehingga masyarakat di wilayah pesisir tidak perlu khawatir akan gelombang besar akibat gempa tersebut.

Pihak BMKG juga mengingatkan bahwa informasi awal yang disampaikan mengedepankan kecepatan dalam pemberitahuan, sehingga data tentang gempa masih dapat mengalami perubahan seiring dengan hasil analisis yang lebih mendalam. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa yang diterima dari pihak berwenang setempat terkait peristiwa gempa ini.

Penduduk dan pengunjung di Pulau Panjang diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan gempa susulan. Pemerintah daerah juga masih memantau situasi secara intensif untuk memastikan keselamatan warga dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi jika diperlukan.

Gempa yang terjadi ini menjadi pengingat bahwa wilayah NTB, termasuk Pulau Panjang, merupakan daerah yang rawan gempa karena letak geografisnya yang berada di jalur pertemuan lempeng tektonik. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah sangat penting dalam menghadapi potensi gempa yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.