Media Kampung, Surabaya — Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SD dan SMP berlangsung ramah anak dan bebas dari perpeloncoan. MPLS digelar serentak mulai Senin, 13 Juli 2026, hingga sepekan ke depan.
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan paradigma lama MPLS yang identik dengan tekanan fisik dan penugasan berat telah ditinggalkan. Tahun ini, MPLS difokuskan sebagai sarana pengenalan lingkungan sekolah yang menyenangkan dan mendorong kreativitas siswa.
“Hari ini adalah hari MPLS pertama untuk semua SD dan SMP. Kita mendeklarasikan MPLS yang ramah. Jadi, tidak ada lagi istilah perpeloncoan atau kekerasan fisik yang sering dikhawatirkan,” ujar Febrina saat meninjau pelaksanaan MPLS di SMPN 19 Surabaya.
Indikator Keberhasilan MPLS
Menurut Febrina, indikator keberhasilan MPLS adalah siswa merasa nyaman dan tidak mengalami kekerasan fisik dalam bentuk apa pun. Untuk memastikan hal tersebut, Dispendik menerjunkan tim supervisi dan monitoring ke seluruh sekolah secara bergiliran.
“Semua tim dari Dispendik akan secara bergiliran melihat dan memantau pelaksanaan MPLS di sekolah-sekolah. Ini untuk menjamin bahwa kegiatan yang dilakukan bersifat ramah anak dan menyenangkan,” katanya.
Layanan Pengaduan Masyarakat
Dispendik juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat melalui posko di kantor dinas maupun hotline resmi Wali Kota Surabaya apabila ditemukan pelanggaran selama pelaksanaan MPLS. Febrina menjelaskan pengawasan MPLS tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah, tetapi juga terintegrasi dengan sistem pemantauan Kementerian Pendidikan.
Kepala sekolah diwajibkan menyampaikan laporan secara berkala sehingga pelaksanaan kegiatan dapat dipantau secara langsung. “Monitoring kita langsung dari kementerian. Ada sistem yang bisa diakses oleh orang tua, kepala sekolah juga wajib memberikan laporan di situ, dan kami di dinas bisa memantau semuanya secara langsung. Jadi, orang tua tidak perlu deg-degan atau khawatir lagi,” jelasnya.
Target Adaptasi Siswa Baru
Febrina berharap pelaksanaan MPLS mampu membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sehingga lebih siap mengikuti kegiatan belajar mengajar. “Targetnya, Senin depan saat masuk sekolah penuh, anak-anak sudah merasa belajar seperti di rumah sendiri,” ujarnya.























Tinggalkan Balasan