Media Kampung – Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memperkuat kemitraan dengan Positive Technologies, perusahaan keamanan siber asal Rusia, melalui serangkaian kegiatan di Moskow dan KazanForum pada Mei 2026. Dalam forum ekonomi internasional tersebut, Positive Technologies menandatangani nota kesepahaman dengan enam universitas Indonesia, sementara UGM telah menjalin kerja sama sejak Juni 2025.

Kunjungan delegasi UGM ke Rusia bertujuan untuk memperdalam kolaborasi di bidang keamanan siber, termasuk pengembangan kurikulum, riset bersama, dan program pertukaran mahasiswa serta dosen. Wakil Rektor UGM, Arief Setiawan Budi Nugroho, menyatakan bahwa kerja sama ini membuka peluang double degree dan penguatan kapasitas riset cybersecurity di Indonesia.

Sejak penandatanganan MoU pada 11 Juni 2025, UGM telah aktif dalam berbagai kegiatan bersama Positive Technologies. Mahasiswa UGM mengikuti Positive Hack Camp di Moskow pada Juli-Agustus 2025, dan pada Oktober 2025, Positive Technologies mengunjungi UGM untuk membahas pendirian Cybersecurity Center of Excellence. Pada November 2025, Alexey Lukatsky, Managing Director Positive Technologies, memberikan kuliah umum tentang ancaman AI di keamanan digital.

Elena Grishaeva, Direktur Regional Asia Tenggara Positive Technologies, menekankan bahwa pengembangan tenaga kerja terampil adalah fondasi ketahanan siber. Kemitraan dengan universitas Indonesia merupakan wujud komitmen berbagi keahlian global dan memperkuat komunitas keamanan siber di Asia Tenggara.

Delegasi Indonesia juga mengunjungi RUDN University, Moscow Institute of Physics and Technology (MIPT), dan Innopolis University untuk menyerap model kolaborasi internasional terbaik. Langkah ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi riset dan inovasi digital di Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.