Media Kampung – Pendaftaran Sekolah Maung SPMB Jabar 2026 resmi dibuka mulai 25 Mei 2026, memberikan peluang bagi siswa berprestasi di Jawa Barat untuk masuk ke sekolah unggulan tanpa dibatasi aturan zonasi. Program ini menargetkan siswa lulusan SMP/MTs/Sederajat dengan prestasi akademik maupun nonakademik yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK negeri terbaik di wilayah Jawa Barat.

Calon peserta wajib melakukan registrasi akun pada 18-22 Mei 2026, setelah itu pendaftaran resmi bisa dilakukan secara online pada 25-29 Mei melalui aplikasi resmi di maung.spmb.jabarprov.go.id. Sekolah Maung terdiri dari 41 sekolah, dengan 28 SMA negeri dan 13 SMK negeri yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat, menyediakan total daya tampung mencapai 21.000 siswa baru.

Seleksi penerimaan dibagi dalam tiga jalur dengan kuota berbeda: kompetensi akademik sebanyak 70 persen, kompetensi non-akademik 20 persen, dan potensi akademik 10 persen. Jalur kompetensi akademik menilai berdasarkan nilai rapor dan tes kemampuan akademik yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Jalur non-akademik diperuntukkan bagi siswa dengan prestasi di bidang olahraga, seni, atau organisasi, sementara jalur potensi akademik mengandalkan hasil tes potensi akademik serta dokumen pendukung lain.

Persyaratan utama meliputi lulusan SMP/MTs/Sederajat tahun berjalan atau sebelumnya dengan batas usia maksimal 21 tahun per 1 Juli 2026. Calon siswa harus mengikuti tes kemampuan akademik jika memilih jalur kompetensi akademik dan melengkapi dokumen pendukung sesuai jalur yang dipilih, seperti sertifikat kejuaraan, portofolio karya, atau surat rekomendasi dari kepala sekolah asal.

Proses pendaftaran daring dimulai dengan aktivasi akun menggunakan username dan password yang diberikan sekolah asal, kemudian melakukan validasi data diri dan nilai rapor. Sistem terintegrasi secara otomatis dengan data rapor semester 1 hingga 5 yang diinput oleh sekolah, sehingga calon peserta perlu memastikan keakuratan data tersebut sebelum melanjutkan pendaftaran.

Selanjutnya, calon peserta harus memilih jalur pendaftaran yang paling sesuai dengan keunggulan dan portofolio yang dimiliki serta menentukan sekolah tujuan dari 41 pilihan yang tersedia tanpa batasan zonasi. Setelah mengunggah dokumen pendukung yang jelas dan lengkap, peserta harus memfinalisasi data dan mencetak bukti pendaftaran sebagai tanda resmi mengikuti seleksi.

Setelah pendaftaran, panitia akan melakukan verifikasi berkas secara ketat. Jika ditemukan dokumen yang kurang atau meragukan, peserta akan mendapat notifikasi untuk melakukan perbaikan. Pada 3 Juni 2026, peserta yang perlu klarifikasi berkas juga dapat diundang mengikuti uji kompetensi atau wawancara langsung sebagai bagian dari proses seleksi.

Daftar Sekolah Maung mencakup SMA Negeri seperti SMAN 1 Bogor, SMAN 3 Bandung, SMAN 1 Cianjur, serta SMK Negeri unggulan seperti SMKN 1 Cibinong, SMKN 2 Kota Bekasi, dan SMKN 1 Garut, yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat. Salah satu SMK, SMKN 1 Tajug Gede Purwakarta, masih dalam proses pendirian dan menggunakan keputusan gubernur khusus.

Pendaftaran jalur Sekolah Maung ini menjadi kesempatan emas bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa dibatasi jarak domisili, sehingga dapat memilih sekolah yang sesuai minat dan kemampuan secara bebas di seluruh wilayah Jawa Barat. Pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 8 Juni 2026, dan daftar ulang dijadwalkan pada 9-10 Juni 2026.

Calon siswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen digital dengan ukuran dan format yang sesuai agar proses pendaftaran berjalan lancar. Dengan sistem pendaftaran yang terpusat dan ketat, Sekolah Maung SPMB Jabar 2026 siap menyaring siswa unggulan yang akan menjadi generasi penerus berprestasi di Jawa Barat.

Pendaftaran Sekolah Maung SPMB Jabar 2026 yang resmi dibuka ini memberikan akses seluas-luasnya bagi siswa berpotensi tanpa harus terbatas oleh zonasi, sehingga lebih adil dan fokus pada kualitas akademik serta nonakademik. Segera manfaatkan kesempatan ini dengan melengkapi persyaratan dan mendaftar secara online sebelum batas waktu pendaftaran berakhir.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.