Media Kampung – Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama PT Toros Farm Indonesia baru saja meresmikan pengelolaan Rumah Potong Ayam yang berada di lingkungan Fakultas Peternakan UGM. Acara peresmian ini berlangsung pada Jumat, 8 Mei, dihadiri oleh Dekan Fapet UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, dan General Manager PT Toros Farm, Bilal Göktekin.

Prof. Budi Guntoro menjelaskan bahwa fasilitas rumah potong ayam ini telah ada sejak tahun 2003, namun pemanfaatannya selama ini masih terbatas untuk penelitian dan praktik mahasiswa. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan lebih maksimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi akademik dan industri peternakan.

“Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman belajar langsung dari industri, termasuk mengenai standar pemotongan dan jaminan halal produk,” ujar Budi. Ia juga menekankan bahwa perhatian PT Toros Farm terhadap aspek halal sangat detail, yang menjadi nilai tambah dalam proses pembelajaran.

Bilal Göktekin menambahkan bahwa isu produktivitas dan keberlanjutan pangan halal sangat penting di tingkat global. Kerja sama antara perguruan tinggi dan industri seperti ini dianggap strategis untuk mendorong pengembangan sektor peternakan yang lebih maju.

“UGM dikenal memiliki sumber daya manusia yang unggul, sedangkan PT Toros Farm memiliki pengalaman di lapangan. Kolaborasi ini diharapkan bisa memberikan banyak manfaat, mulai dari pembelajaran teknologi modern hingga program magang bagi mahasiswa,” kata Bilal.

Setelah penandatanganan naskah kerja sama, Dekan Fapet UGM dan perwakilan PT Toros Farm melakukan kunjungan ke lokasi rumah potong ayam untuk melihat langsung fasilitas yang tersedia. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan industri peternakan yang terus berkembang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.