Media Kampung – Sebuah peristiwa tragis menggegerkan warga Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, ketika seorang pemancing ditemukan meninggal dunia di pinggir sungai pada Jumat, 20 Maret 2026. Korban, yang diketahui bernama Ahmad Fahim Baidowi, berusia 32 tahun, ditemukan dalam posisi telungkup di tepi aliran sungai.
Pihak kepolisian menerima laporan mengenai penemuan mayat tersebut dan segera melakukan penyelidikan. Mereka meminta keterangan dari saksi-saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melibatkan tim INAFIS Polres Jember. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Aiptu Margono menjelaskan, berdasarkan kesimpulan medis, kemungkinan besar Ahmad terjatuh akibat pusing setelah mengonsumsi obat jenis paramex. Ia juga diduga kelelahan saat memancing, sehingga kehilangan keseimbangan dan jatuh ke dalam sungai.
Ahmad diketahui sebagai seorang penggemar memancing yang sering menghabiskan waktu di lokasi tersebut. Temuan ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya, serta mengejutkan masyarakat setempat yang mengenalnya sebagai sosok yang ramah.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada faktor lain yang menyebabkan kematian Ahmad. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama bagi mereka yang gemar memancing.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan