Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan pelatihan kerupuk udang di Desa Kwanyar Barat, bertujuan meningkatkan keterampilan warga dan membuka peluang usaha lokal. Acara yang berlangsung pada 5‑6 Mei 2026 ini dihadiri lebih dari dua puluh ibu rumah tangga setempat.
Kegiatan dimulai dengan penyuluhan tentang nilai ekonomi hasil laut, khususnya udang, yang melimpah di wilayah pesisir Jember. Para peserta diberi penjelasan singkat mengenai tahapan produksi kerupuk udang mulai dari pembersihan hingga pengemasan akhir.
Pembersihan udang segar menjadi langkah pertama, kemudian udang dihaluskan hingga membentuk pasta halus. Pasta tersebut dicampur dengan tepung tapioka, bawang putih, garam, dan bumbu tambahan lainnya hingga menjadi adonan yang merata.
Adonan yang telah tercampur rata dibentuk memanjang menyerupai lontong, lalu dikukus hingga matang. Setelah proses pengukusan selesai, adonan didinginkan dan dipotong tipis‑tipis untuk menghasilkan bentuk kerupuk yang tepat.
Potongan adonan selanjutnya dijemur di bawah sinar matahari hingga benar‑benar kering, proses yang penting untuk mengurangi kadar air sebelum penggorengan. Kerupuk yang kering kemudian digoreng menggunakan pasir laut yang telah disterilkan, menghasilkan tekstur renyah dan rasa laut yang khas.
“Kerupuk udang ini memiliki peluang usaha yang cukup besar karena bahan bakunya mudah didapat di daerah pesisir. Harapannya, masyarakat bisa menjadikannya sebagai usaha rumahan yang berkelanjutan,” ujar salah satu mahasiswa KKN.
Mahasiswa KKN menekankan bahwa pelatihan tidak hanya mengajarkan teknik produksi, tetapi juga memberikan motivasi untuk mengembangkan usaha mandiri berbasis potensi lokal. Mereka menyarankan agar produk dapat dipasarkan melalui jaringan komunitas dan media sosial untuk memperluas jangkauan.
Warga Desa Kwanyar Barat menyambut baik kegiatan tersebut, terutama ibu‑ibu rumah tangga yang melihat peluang menambah pendapatan keluarga. Beberapa peserta menyatakan niat untuk memulai usaha kecil di rumah setelah mendapatkan pengetahuan praktis.
Program Kuliah Kerja Nyata merupakan bagian dari kurikulum Universitas Muhammadiyah Jember yang menekankan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di daerah pedesaan. Selama tiga bulan, tim KKN melakukan survei kebutuhan, pelatihan keterampilan, dan pendampingan usaha.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan produk kerupuk udang menjadi ciri khas kuliner Desa Kwanyar Barat dan mampu bersaing di pasar regional. Potensi pasar mencakup toko oleh‑oleh, warung makan, serta penjualan online.
Pada akhir pelatihan, para peserta diberikan paket bahan baku dan peralatan dasar sebagai modal awal usaha. Tim KKN berjanji akan melakukan monitoring selama enam bulan ke depan untuk memastikan kelangsungan usaha.
Pengembangan produk kerupuk udang juga diharapkan dapat mendorong diversifikasi ekonomi desa yang selama ini bergantung pada penjualan ikan segar. Keberhasilan inisiatif ini dapat menjadi model bagi desa lain di Kabupaten Jember.
Kegiatan berakhir dengan foto bersama dan penyerahan sertifikat kepada para peserta, menandai komitmen bersama untuk melanjutkan usaha rumahan yang produktif dan berkelanjutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan