Media Kampung – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan pelatihan konten digital bagi pekerja migran di Hong Kong, bekerja sama dengan Sahabat Migran Berkemajuan (SaranMU) dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Hong Kong.
Kegiatan berlangsung pada tanggal 5 Mei 2026 di Ruang Ali Alatas, Lantai 1 Gedung KJRI Hong Kong, sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat internasional UMY.
Sebanyak dua puluh pekerja migran dari berbagai sektor berpartisipasi, masing‑masing membawa latar belakang kerja yang berbeda namun memiliki kebutuhan serupa untuk menguasai media digital.
Pelatihan mencakup teknik dasar pembuatan video, penulisan narasi digital, serta penggunaan platform media sosial untuk menyampaikan cerita migran secara efektif.
Tujuan utama adalah memberdayakan peserta agar dapat menghasilkan konten yang menggambarkan realitas kerja mereka serta memperkuat suara komunitas migran di ranah publik.
Pihak penyelenggara menyatakan bahwa peningkatan kemampuan digital dapat membuka peluang kerja baru dan meningkatkan perlindungan hak pekerja migran.
SaranMU berperan sebagai fasilitator materi, menyediakan contoh kasus nyata serta mendampingi peserta dalam proses kreatif.
PCIA Hong Kong menyediakan jaringan lokal, membantu mengkoordinasikan logistik, serta memberikan dukungan moral kepada para migran selama pelatihan.
Program ini sejalan dengan komitmen UMY untuk memperluas dampak sosial melalui kegiatan internasional yang menekankan pada pendidikan dan pemberdayaan.
Hong Kong merupakan salah satu destinasi utama pekerja migran Indonesia, sehingga peningkatan kapasitas digital mereka menjadi faktor penting dalam mengatasi tantangan sosial dan ekonomi.
Setelah pelatihan, peserta diharapkan dapat menghasilkan materi kampanye yang meningkatkan kesadaran publik tentang kondisi kerja migran serta mempromosikan hak‑hak mereka.
Rencana tindak lanjut mencakup sesi mentoring bulanan, evaluasi dampak konten, dan kemungkinan kolaborasi dengan media lokal untuk menayangkan karya peserta.
Peserta melaporkan rasa percaya diri yang meningkat setelah menguasai alat‑alat digital, dan sebagian besar menyatakan niat untuk terus memproduksi konten yang relevan dengan komunitas mereka.
UMY menegaskan komitmennya untuk terus mendukung inisiatif serupa, memperkuat jaringan migran, dan memperluas jangkauan program ke negara‑negara tujuan migran lainnya.
Pelatihan berakhir dengan pemberian sertifikat kepada semua peserta, menandai pencapaian bersama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pekerja migran melalui teknologi digital.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan