Media Kampung, Sumenep – Menteri Perhubungan Dody Purwagandhi menyatakan pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) menyusul insiden kebakaran yang menimpa kapal KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (28/2/2026).

Kebakaran kapal tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia. Insiden ini menjadi perhatian serius karena sebelumnya, pada 19 Mei 2017, kapal KM Mutiara Sentosa 1 yang juga dimiliki oleh perusahaan yang sama mengalami kebakaran di Perairan Masalembu, Sumenep.

Baca juga:

Menhub Dody Purwagandhi menyampaikan bahwa evaluasi akan dilakukan setelah pemerintah menerima hasil investigasi resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengenai penyebab kebakaran. Evaluasi ini bertujuan untuk mengambil pelajaran dari insiden tersebut dan menjadi bahan evaluasi terhadap perusahaan bersangkutan.

“Kita akan evaluasi ya, tapi yang paling penting kita akan lihat dulu sebab-sebabnya yang kita dapatkan dari KNKT. Jadi ini juga akan menjadi lesson learned buat kita, bahan evaluasi kepada perusahaan yang bersangkutan,” ujar Dody di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026).

Baca juga:

Pemerintah menilai penting untuk mengevaluasi rekam jejak keselamatan operasional perusahaan sebagai bagian dari upaya menjaga standar keselamatan pelayaran dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut.

“Karena itulah yang wajib kita lakukan untuk memberikan rasa kepercayaan kepada masyarakat bahwa kita melakukan yang terbaik. Jadi terhadap perusahaan kita akan melakukan evaluasi melihat dari data yang ada, kalau tidak salah sudah dua kali ya,” tambahnya.

Baca juga:

Langkah evaluasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama serta mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan. Pemerintah juga berharap hasil investigasi KNKT dapat memberikan informasi yang akurat dan komprehensif mengenai penyebab kebakaran kapal tersebut.