Media Kampung – Harga kambing di Sumenep mengalami kenaikan signifikan menjelang perayaan Iduladha tahun ini. Kenaikan harga berkisar antara Rp500.000 hingga Rp1 juta per ekor, membuat harga hewan kurban ini melonjak tajam dibandingkan biasanya.
Para pedagang di pasar hewan Sumenep mengungkapkan bahwa permintaan kambing untuk kurban mulai meningkat drastis dalam beberapa minggu terakhir. Lonjakan permintaan ini menjadi faktor utama yang mendorong harga naik cukup tinggi. Selain itu, pasokan kambing di daerah tersebut juga terbatas sehingga memengaruhi harga jual hewan kurban.
Salah satu pedagang mengatakan bahwa kenaikan harga kali ini cukup signifikan, mengingat biasanya harga kambing hanya mengalami perubahan yang relatif kecil. Namun, menjelang Iduladha, permintaan yang melonjak membuat harga melonjak hingga Rp1 juta per ekor di beberapa jenis kambing.
Perubahan harga ini tentu berdampak pada masyarakat yang berencana membeli kambing untuk kurban. Meski demikian, banyak pembeli yang tetap membeli meskipun harga lebih tinggi demi memenuhi kebutuhan ibadah pada momen Iduladha.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari dinas terkait di Kabupaten Sumenep mengenai langkah atau kebijakan untuk mengantisipasi kenaikan harga kambing menjelang Iduladha. Namun, pedagang dan pembeli di pasar hewan terus memantau perkembangan harga hingga mendekati hari raya kurban.
Kondisi ini menunjukkan dinamika pasar hewan kurban yang selalu mengalami fluktuasi harga terutama saat mendekati hari besar keagamaan. Kenaikan harga kambing di Sumenep yang mencapai Rp500.000 hingga Rp1 juta per ekor menjadi tanda bahwa permintaan pasar cukup tinggi dan pasokan terbatas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan