Media KampungTelur menjadi salah satu bahan pokok yang kerap masuk dalam daftar belanja rumah tangga. Namun, masih banyak yang bingung memilih antara telur bercangkang putih atau cokelat. Apakah warna cangkang tersebut memengaruhi kualitas dan kandungan gizi telur?

Warna cangkang telur ternyata dipengaruhi oleh jenis ayam yang bertelur, bukan oleh pakan, sinar matahari, atau tempat pemeliharaan ayam. Patrick Muhammad, seorang petani dan edukator pertanian, mengungkapkan bahwa ayam ras Leghorn biasanya menghasilkan telur dengan cangkang putih. Ayam ini memiliki tubuh yang relatif kecil dan lebih efisien dalam konsumsi pakan, sehingga sering dipakai dalam produksi telur komersial.

Sementara itu, telur dengan cangkang cokelat umumnya berasal dari ayam ras seperti Rhode Island Red, Buff Orpington, atau Barred Rock. Ayam-ayam ini memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dan membutuhkan pakan lebih banyak agar produksi telur tetap stabil. Oleh sebab itu, biaya pemeliharaannya juga cenderung lebih tinggi dibandingkan ayam yang menghasilkan telur putih.

Terkait mitos yang beredar, Patrick Muhammad menegaskan bahwa warna cangkang telur tidak menunjukkan bahwa telur tersebut berasal dari ayam yang dipelihara secara alami atau diberi pakan khusus. Warna telur murni ditentukan oleh genetika ayam. Bahkan, selain putih dan cokelat, ada ayam yang menghasilkan telur dengan warna biru, hijau, merah muda, hingga cokelat tua. Namun, telur dengan warna unik tersebut jarang ditemukan di pasaran karena konsumen lebih memilih telur dengan warna yang umum.

Dari segi kandungan gizi, Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menyatakan bahwa tidak ada perbedaan nilai gizi antara telur putih dan cokelat jika ayam mendapatkan pakan yang sama. Kandungan nutrisi telur lebih dipengaruhi oleh sistem pemeliharaan ayam, seperti apakah ayam dipelihara secara umbaran atau bebas kandang, serta jenis pakan yang diberikan, bukan oleh warna cangkangnya.

Dengan fakta tersebut, konsumen sebaiknya tidak khawatir memilih telur berdasarkan warna cangkang. Baik telur putih maupun cokelat sama-sama aman dan bernutrisi. Pilihan dapat disesuaikan dengan preferensi, kebutuhan, dan anggaran masing-masing pembeli.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.