Media KampungSalford City memastikan tiket ke final play-off Liga Dua setelah meraih kemenangan dramatis atas Grimsby Town dengan agregat 4-3. Pertandingan leg kedua semi-final yang berlangsung di Peninsula Stadium berakhir imbang 2-2 setelah perpanjangan waktu, namun gol penentu dari Kallum Cesay memastikan Salford mengamankan tempat di final di Wembley.

Salford memulai leg kedua dengan keunggulan agregat 2-1 dari leg pertama. Pada menit ke-53, Dan Udoh membuka skor lebih awal untuk tuan rumah melalui tendangan voli keras memanfaatkan bola hasil tendangan sudut. Gol ini sempat memberikan keyakinan bahwa Salford akan melaju mulus ke final.

Namun, Grimsby yang tak mau menyerah berhasil membalikkan keadaan dalam waktu singkat. Kieran Green menyamakan skor dengan sundulan yang kontroversial karena bola sempat mengenai lengan Jaze Kabia sebelum masuk ke gawang. Beberapa menit kemudian, Kabia mencetak gol kedua Grimsby yang juga menuai kontroversi karena diduga posisi offside saat menerima umpan silang dari Green.

Dengan skor imbang agregat, pertandingan memasuki perpanjangan waktu. Dalam suasana tegang, Cesay menunjukkan ketenangan luar biasa saat berhasil membobol gawang lawan pada menit ke-117, membawa Salford unggul dan akhirnya lolos ke final play-off Liga Dua.

Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Salford City yang telah berjuang selama tujuh tahun untuk promosi ke Liga Satu. Pelatih Karl Robinson pun memberikan pujian khusus kepada Cesay yang mampu mengatasi cobaan pribadi, termasuk kehilangan ayahnya dan cedera panjang musim ini. “Jika saya menulis naskah, ini akan menjadi cerita tentang Kallum Cesay,” ujar Robinson kepada Sky Sports, mengekspresikan rasa harunya.

Salford akan menghadapi Notts County di final play-off yang dijadwalkan berlangsung pada Hari Libur Bank di Wembley. Kemenangan ini memberi Salford kesempatan untuk melangkah ke kasta ketiga sepak bola Inggris setelah sebelumnya gagal mencapai posisi tiga besar di akhir musim reguler.

Sementara itu, Grimsby Town harus mengakhiri musim dengan kekecewaan setelah perjuangan keras mereka di semi-final berakhir, meski sempat menunjukkan kebangkitan menawan di leg kedua. Pelatih David Artell melakukan beberapa perubahan di lini tengah dan depan untuk meningkatkan daya serang, namun gol terakhir Salford menghentikan harapan mereka meraih tiket ke Wembley.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.