Media KampungMaroko memastikan diri melaju ke Piala Dunia 2026 setelah tampil impresif di babak kualifikasi dengan kemenangan besar 5-0 atas Niger, sehingga memimpin klasemen Grup E zona CAF. Keberhasilan ini menandai babak baru bagi Timnas Maroko yang sebelumnya sudah enam kali berlaga di turnamen sepak bola dunia tersebut.

Sejarah perjalanan Maroko di Piala Dunia dimulai pada 1970 saat mereka tampil berani menghadapi Jerman di Meksiko. Prestasi tertinggi diraih pada Piala Dunia 1986 ketika Maroko menembus babak 16 besar setelah mengalahkan tuan rumah Meksiko. Namun, kenangan paling segar tentu datang dari Qatar 2022, di mana Maroko tampil sebagai kejutan besar dengan menjadi negara Afrika pertama yang melaju hingga semifinal.

Dalam turnamen Qatar 2022, Maroko berhasil menyingkirkan Spanyol lewat adu penalti dan mengalahkan Portugal, menunjukkan keberanian dan kualitas tinggi yang membuat mereka dijuluki “kuda hitam”. Meskipun demikian, pelatih yang membawa mereka meraih prestasi tersebut, Walid Regragui, meninggalkan posisi pelatih pada Maret 2026. Kini, Mohamed Ouahbi mengambil alih sebagai pelatih yang akan menemani Maroko di Piala Dunia 2026.

Timnas Maroko juga mendapat keuntungan dari adanya pemain kunci seperti Achraf Hakimi, bek cepat dan tangguh yang kini membela Paris Saint-Germain. Selain itu, penyerang muda Ilias Akhomach menjadi salah satu pemain yang diandalkan, dengan pengalaman lebih dari 50 pertandingan di La Liga bersama Villarreal dan Rayo Vallecano setelah dibina di akademi FC Barcelona selama enam tahun.

Skuad Maroko untuk Piala Dunia 2026 mencakup beberapa nama penting di posisi kiper, bek, gelandang, dan penyerang yang siap bersaing di level tertinggi dunia. Mereka akan menghadapi tantangan berat di babak grup dengan jadwal yang sudah ditentukan, antara lain melawan Brasil di MetLife Stadium pada 14 Juni 2026, Skotlandia di Gillette Stadium pada 20 Juni, dan Haiti di Mercedes-Benz Stadium tanggal 25 Juni.

Kesuksesan Maroko di Qatar 2022 menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 2026. Dengan skuad yang terus diperbarui dan ambisi yang lebih besar, Maroko bertekad untuk kembali menunjukkan performa terbaik dan mengukir sejarah baru di Piala Dunia mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.