Media Kampung – Trendyol Süper Lig pekan ke-34 menyajikan pertandingan menarik antara Çaykur Rizespor dan Beşiktaş yang berakhir dengan skor imbang 2-2. Pertandingan yang berlangsung di Çaykur Didi Stadı pada 15 Mei 2026 ini memperlihatkan perjuangan sengit dari kedua tim hingga peluit akhir berbunyi.

Çaykur Rizespor yang tampil di hadapan pendukungnya berusaha keras untuk mempertahankan tren positif di kandang. Mereka mengincar kemenangan keenam secara beruntun setelah sebelumnya berhasil memenangkan lima pertandingan kandang terakhir. Pada babak pertama, tim tuan rumah menunjukkan agresivitas tinggi dengan beberapa peluang emas, terutama dari pemain Sowe yang beberapa kali mengancam gawang Beşiktaş namun belum mampu mengonversinya menjadi gol.

Ekrem Dağ, asisten pelatih Rizespor, mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Ia menyampaikan dalam konferensi pers bahwa meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan, timnya bermain dengan semangat tinggi dan tanpa cedera. Dağ juga mengungkapkan kekecewaannya atas pembatalan gol Rizespor pada menit-menit akhir pertandingan, yang menurutnya menjadi momen yang membingungkan bagi pemain dan bahkan lawan. “Gol yang dianulir pada menit 90+2 membuat kami terkejut, bahkan pemain Beşiktaş pun tidak menyangka gol itu dibatalkan,” ujar Dağ.

Di sisi lain, Beşiktaş yang sudah memastikan posisi keempat di klasemen akhir berusaha mengakhiri musim dengan catatan kemenangan. Namun, pelatih Sergen Yalçın mengakui penampilan timnya pada babak pertama kurang maksimal dan sempat mendapat tekanan dari pendukung Rizespor. Ia mengungkapkan bahwa pada babak kedua tim melakukan beberapa pergantian pemain untuk meningkatkan performa, yang membuat permainan menjadi lebih baik dan mampu menyamakan skor. “Babak pertama sangat sulit dan kami hampir tidak sadar sedang bermain. Namun setelah tiga pergantian, kami bangkit dan berusaha keras untuk membalikkan keadaan,” jelas Yalçın.

Beşiktaş sendiri sempat unggul dalam beberapa kesempatan, namun konsistensi Rizespor di kandang membuat skor akhir tetap imbang. Dalam 34 pertandingan musim ini, Beşiktaş meraih 17 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 8 kekalahan dengan total 59 poin, menempatkan mereka di posisi empat klasemen. Sementara itu, Rizespor menempati posisi kedelapan dengan 40 poin, berkat performa kuat terutama di kandang sendiri.

Wasit Asen Albayrak memimpin jalannya pertandingan dan mencatat sejarah sebagai wasit wanita pertama yang memimpin laga liga utama klub-klub besar Turki. Pertandingan ini juga menjadi sorotan karena pengambilan keputusan wasit yang kontroversial, khususnya pembatalan gol Rizespor di masa tambahan waktu.

Dengan hasil ini, Rizespor harus puas mengakhiri pertandingan tanpa tambahan poin, sementara Beşiktaş kehilangan kesempatan untuk menutup musim dengan kemenangan. Kedua tim pun sudah mengalihkan fokus untuk persiapan musim depan dengan harapan performa yang lebih baik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.