Media KampungSaint-Etienne berhasil mengalahkan Rodez AF dalam pertandingan play-off Ligue 2 yang berlangsung pada 15 Mei 2026 di Stadion Geoffroy-Guichard. Laga sengit ini berakhir tanpa gol selama 90 menit, sebelum akhirnya ditentukan melalui adu penalti yang dimenangkan oleh tuan rumah dengan skor 7-6.

Dalam duel yang sangat ketat tersebut, kedua tim tampil berhati-hati dan menampilkan permainan yang solid di lini pertahanan. Meskipun sejumlah peluang tercipta, baik Saint-Etienne maupun Rodez gagal memecah kebuntuan selama waktu normal dan tambahan waktu. Keputusan harus diambil lewat drama adu penalti yang menegangkan.

Penampilan kiper kedua Saint-Etienne, Brice Maubleu, menjadi kunci kemenangan timnya. Maubleu yang masuk khusus untuk menjalani tugas di babak tos-tosan, sukses menahan empat tendangan penalti dari pemain Rodez, termasuk dua penalti pertama dan dua penalti terakhir. Aksinya ini membawa Saint-Etienne lolos ke babak berikutnya dengan keunggulan 7-6.

Kemenangan ini mengulangi sejarah dua tahun lalu saat Saint-Etienne juga menyingkirkan Rodez pada babak play-off. Pelatih Saint-Etienne, Philippe Montanier, menyebut pertandingan ini sebagai semifinal yang menentukan dan menekankan pentingnya pengalaman dalam menghadapi situasi tekanan tinggi tersebut. Ia juga menegaskan bahwa timnya akan menghadapi tim dari Ligue 1 yang finis di posisi ke-16 untuk memperebutkan tiket promosi.

Untuk laga ini, Montanier memilih mengandalkan pemain yang sudah berpengalaman di babak play-off. Formasi yang diturunkan menampilkan kiper utama Gautier Larsonneur yang kembali sebagai kapten, serta beberapa pemain inti seperti Mickaël Nadé di lini belakang dan Aïmen Moueffek di tengah lapangan. Di lini depan, Zuriko Davitashvilli dipercaya menggantikan Joshua Duffus yang mengalami cedera. Komposisi ini menunjukkan kesiapan Saint-Etienne menghadapi tantangan berat dari tim yang belum terkalahkan sejak November 2025 tersebut.

Dengan hasil ini, Saint-Etienne semakin dekat untuk kembali ke Ligue 1 setelah gagal promosi langsung melalui klasemen reguler. Mereka akan menunggu hasil akhir klasemen Ligue 1 untuk mengetahui lawan mereka, yang kemungkinan besar adalah OGC Nice, AJ Auxerre, atau Le Havre AC. Pertandingan play-off berikutnya akan menentukan nasib Saint-Etienne di musim depan, dan tim asuhan Montanier bertekad melaju ke kasta tertinggi sepak bola Prancis.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.