Media Kampung – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur II resmi memperluas Program Inklusi Kesadaran Pajak ke jenjang sekolah menengah pertama. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama bersama 15 SMP di Kabupaten Sidoarjo pada Kamis, 18 Juni 2026. Acara berlangsung di Aula Mojopahit Kanwil DJP Jawa Timur II dan disaksikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo.
Sebanyak 63 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru perwakilan mengikuti kegiatan tersebut. Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II menyampaikan bahwa pajak memiliki peran vital dalam penyelenggaraan negara. Penerimaan pajak digunakan untuk membiayai program pemerintah di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan infrastruktur yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pajak merupakan keniscayaan dalam kehidupan bernegara. Melalui pajak, masyarakat bergotong royong membiayai kebutuhan negara secara berkelanjutan,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kesadaran pajak perlu dibangun sejak usia sekolah agar terbentuk budaya sadar pajak dalam kehidupan bermasyarakat.
Program Inklusi Kesadaran Pajak bertujuan mengenalkan fungsi dan manfaat pajak kepada peserta didik. Materi pajak diintegrasikan dalam pembelajaran yang relevan di sekolah, seperti melalui contoh sederhana dalam kegiatan sehari-hari. Program ini juga diharapkan membentuk generasi yang memahami pentingnya kontribusi kepada negara serta nilai bela negara dan cinta tanah air.
Sebelumnya, Kanwil DJP Jawa Timur II telah menerapkan program serupa di perguruan tinggi dan sekolah menengah atas. Pada tahun 2026, program diperluas ke tingkat SMP dengan Kabupaten Sidoarjo sebagai lokasi awal. Ke depan, program akan dikembangkan ke SMP lainnya di wilayah kerja DJP Jatim II.
Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II berharap para guru menjadi penggerak budaya sadar pajak. Materi pajak dapat disisipkan melalui contoh sederhana dalam pembelajaran sehari-hari sehingga memudahkan peserta didik memahami manfaat pajak. Pemahaman sejak dini diharapkan meningkatkan kesadaran pajak di masa mendatang. Kegiatan ini menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara DJP dan sekolah untuk membangun budaya sadar pajak di lingkungan pendidikan sejak usia dini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan