Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan Program Bedah Rumah dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo memberikan persetujuan atas rencana penambahan jumlah Program Bedah Rumah pada tahun 2027.
Menteri Ara, sapaan Maruarar Sirait, melaporkan progres renovasi 400 ribu unit rumah tidak layak huni yang menjadi target program tersebut. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa program ini bertujuan mengubah rumah tidak layak huni menjadi hunian yang aman dan nyaman bagi masyarakat di berbagai daerah.
Selain itu, Menteri Ara juga menyampaikan perkembangan pembangunan rumah susun subsidi di Meikarta, Kabupaten Bekasi. Proyek ini merupakan bagian dari Program 3 Juta Rumah dan saat ini telah memasuki tahap land clearing dan groundbreaking.
Pemerintah berkomitmen memperluas jangkauan manfaat Program Bedah Rumah bagi masyarakat yang membutuhkan. Upaya ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk menghadirkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Presiden Direktur Standard Chartered Indonesia Rino Santodiono Donosepoetro.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan