Media Kampung – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang dari Fraksi Partai Gerindra, Dyah Tunjung Pudyawati, mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, langkah ini merupakan penyegaran kepemimpinan yang tepat untuk meningkatkan efektivitas program strategis nasional, terutama Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Sebagai kader Partai Gerindra dan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, saya mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo yang melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi Nasional. Ini menunjukkan komitmen beliau untuk memastikan seluruh program strategis berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mbak Tunjung, sapaan akrabnya, Rabu (3/6/2026).

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan bahwa Presiden Prabowo memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN, serta dua Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya. Keputusan itu diumumkan dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (2/6/2026). Presiden kemudian menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, didampingi Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Mbak Tunjung menilai pergantian tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi yang wajar dalam pemerintahan. Menurutnya, Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menentukan figur yang dinilai paling mampu mempercepat pencapaian target program nasional. “Yang terpenting adalah bagaimana kepemimpinan baru ini dapat memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mempercepat realisasi program-program yang berkaitan dengan peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya,” katanya.

Lebih lanjut, Mbak Tunjung berharap jajaran pimpinan baru BGN mampu memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk di Kota Semarang, sehingga pelaksanaan program makan bergizi dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. “Program penyediaan gizi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Oleh karena itu, kami berharap kepemimpinan baru BGN dapat bekerja cepat, profesional, dan mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat program ketahanan pangan dan menjamin gizi nasional. “Pergantian pimpinan harus dilihat sebagai bagian dari upaya perbaikan dan penguatan kelembagaan. Saya optimistis di bawah arahan Presiden Prabowo, Badan Gizi Nasional akan semakin solid dalam menjalankannya untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan lebih sejahtera,” pungkas Mbak Tunjung.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.