Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan ini diumumkan oleh Mensesneg Prasetyo Hadi di Kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Selasa (26). Posisi Dadan kini digantikan oleh Nanik S. Deyang, yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN.
Dadan Hindayana dikenal sebagai entomologis Indonesia dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Karya tulisnya kerap masuk dalam jurnal-jurnal sains internasional. Sebelum bergabung dengan pemerintahan, ia mengajar di Departemen Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian IPB dan menekuni bidang entomologi, yaitu ilmu yang mempelajari serangga.
Pria kelahiran Garut, Jawa Barat, 10 Juli 1967 ini menyelesaikan pendidikan sarjana di IPB pada 1990. Ia melanjutkan studi magister di University of Bonn, Jerman, dan meraih gelar doktor di Leibniz Universität Hannover, Jerman, dengan fokus pada entomologi terapan.
Karier Dadan tidak hanya di dunia akademik. Ia pernah menduduki jabatan strategis di IPB, termasuk Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang IPB. Selain itu, ia juga menjabat Ketua Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau di Halmahera Barat, Maluku Utara.
Saat memimpin BGN, Dadan mendapat tugas besar mengawal pemenuhan gizi nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis yang menjadi prioritas pemerintahan Prabowo. BGN bertugas merumuskan kebijakan, koordinasi, dan pengawasan pemenuhan gizi masyarakat.
Pada Jumat (13/2) lalu, Dadan menerima tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dari Prabowo dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat. Ia dilantik sebagai Kepala BGN pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 19 Agustus 2024.
Hingga berita ini diturunkan, Dadan belum merespons telepon dari Media Kampung terkait pencopotannya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan