Media Kampung, Pariaman — Wali Kota Pariaman, Yota Balad, membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-IX tingkat Kecamatan Pariaman Selatan di halaman Kantor Camat setempat, Jumat (17/7/2026). Gelaran ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam memperkuat syiar Islam dan mengimplementasikan program unggulan Pariaman RISALAH.

Dalam sambutannya, Yota Balad mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dan panitia yang konsisten menjaga syiar Islam melalui MTQ tahunan. “Keberhasilan penyelenggaraan MTQ merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah kecamatan hingga tingkat desa. Semangat kebersamaan ini menjadi modal penting dalam membangun generasi yang mencintai Al-Quran,” ujarnya.

Baca juga:

Wali Kota berharap MTQ dapat terus berlanjut sebagai bagian dari program Pariaman RISALAH. Pemerintah, menurutnya, hanya berperan sebagai fasilitator agar kegiatan keagamaan tetap berjalan dan mendapat keberkahan.

Baca juga:

Anggota DPD RI Jelita Donal menambahkan, penyelenggaraan MTQ memiliki landasan konstitusional sebagai implementasi sila pertama Pancasila dan Pasal 29 UUD 1945. Karena itu, pemerintah di semua tingkatan bertanggung jawab mendukung kegiatan keagamaan. Ia mengapresiasi program Pariaman RISALAH yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai keagamaan dan berharap program ini berkelanjutan serta menjadi contoh bagi daerah lain.

Baca juga:

MTQ ke-IX tingkat Kecamatan Pariaman Selatan berlangsung selama tiga hari, 17–19 Juli 2026, diikuti kafilah terbaik dari 16 desa. Lima cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah Al-Quran, Hifzil Al-Quran, Tartil Al-Quran, Syarhil Al-Quran, serta Azan dan Khutbah Jumat. Perlombaan digelar di beberapa arena: Kantor Camat Pariaman Selatan, Surau Taeso Desa Balai Kuraitaji, MTs Muhammadiyah Balai Kuraitaji, dan Masjid Al Hidayah Desa Sungai Kasai.