Media Kampung – Pemerintah Kota Tegal meluncurkan inovasi Aksi Perubahan Kinerja Organisasi Diklat PKA Angkatan 1 sekaligus menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) tahun 2026 di Ruang Adipura Kota Tegal, Selasa (2/6/2026) pagi. Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan kompetensi peserta Diklat Pelatihan Kepemimpinan Administrator untuk memenuhi standar jabatan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

Kota Tegal terus bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan responsif. Setiap pemimpin birokrasi dituntut tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan di lapangan. Dedy Yon berharap para pejabat administrator menjadi motor penggerak perubahan yang membangun kolaborasi, memperkuat inovasi pelayanan publik, serta menciptakan sistem kerja yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Empat inovasi aksi perubahan kinerja organisasi yang diluncurkan meliputi:

  • Jaya Admin Duk Merdeka – inovasi jemput bola administrasi kependudukan di Kecamatan Tegal Barat.
  • Ladu Lanting (Layanan Administrasi Penurunan Stunting) – program menekan angka stunting di Kota Tegal.
  • Kota Tegal Berdaya – penguatan ekonomi lokal berbasis syariah.
  • Siap Air Bersih – upaya peningkatan pelayanan air bersih bagi warga.

Wali Kota menegaskan agar inovasi tersebut tidak berhenti pada tahap launching, tetapi terus dikembangkan dan diimplementasikan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain meluncurkan program inovasi, Pemkot Tegal bersama Forum TJSLBU menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada kelompok penerima manfaat. Bantuan tersebut meliputi penyerahan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada pelajar yang belum memilikinya, bantuan intervensi pencegahan dan penanganan stunting, sertifikat halal kepada pelaku usaha, serta pemasangan instalasi air bersih bagi masyarakat penerima manfaat.

Dalam kesempatan yang sama, diserahkan pula bantuan TJSLBU kepada Wali Kota Tegal dari berbagai lembaga. BAZNAS Kota Tegal menyalurkan dana ZIS sebesar Rp1.075.734.000. PDAM Tirta Bahari menyerahkan 3 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp60.000.000. RSUI Harapan Anda menyerahkan bantuan sebesar Rp238.568.000. Universitas Harapan Negeri memberikan beasiswa gratis selama 4 tahun untuk 58 warga Kota Tegal senilai Rp4.234.000.000.

Dedy Yon menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat merupakan modal utama pembangunan kota. Sinergi tersebut menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan pembangunan Kota Tegal yang inklusif dan berkelanjutan.

Acara dihadiri oleh Sekretaris Daerah Agus Dwi Sulistyantono, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kota Tegal Gadis Sephi Febriana Dedy Yon, jajaran pimpinan OPD, camat dan lurah se-Kota Tegal, pimpinan lembaga zakat (LAZISMU, LAZNU, LAZ SAI, IZI, Rumah Yatim), serta para pemangku kepentingan terkait.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.