Media Kampung – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir Mei 2026 untuk meninjau langsung implementasi program prioritas di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), khususnya di sektor pendidikan.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran menegaskan pentingnya pembangunan yang berorientasi Indonesia-sentris, tidak hanya Jawa-sentris, dan meminta maaf atas sejumlah permasalahan infrastruktur yang masih dialami masyarakat Amfoang, Kabupaten Kupang, seperti kerusakan jembatan, keterbatasan akses BBM, listrik, jaringan internet, serta layanan kesehatan yang belum optimal.

Wapres Gibran juga menyoroti upaya digitalisasi pendidikan di wilayah 3T, termasuk pemasangan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital yang kini mulai menyasar sekolah-sekolah terpencil di NTT dan Papua. Ia menekankan bahwa teknologi pendidikan modern harus dapat digunakan secara maksimal oleh guru dan siswa agar kualitas pendidikan di pelosok bisa meningkat.

Sejalan dengan itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan komitmen pemerintah untuk mengirimkan tenaga profesional dan alumni beasiswa guna memberikan edukasi digital dan pendampingan teknis di daerah terpencil, termasuk NTT. Tujuannya adalah mempercepat pemerataan kualitas pendidikan serta membangun generasi muda yang berintegritas dan nasionalisme kuat.

Selain fokus pada digitalisasi, Gibran juga menerima aspirasi masyarakat terkait infrastruktur yang menjadi kendala utama. Ia berjanji akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mencari solusi terbaik bagi permasalahan tersebut.

Diskusi hangat dan interaktif juga terjadi dalam rangkaian kegiatan edukasi di wilayah lain seperti Sumbawa, NTB, di mana Sekolah Pilar Muda berperan sebagai ruang tumbuh bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, dan kepedulian sosial tanpa terpengaruh politik. Hal ini menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi pada pembangunan bangsa.

Kunjungan Gibran ke NTT menjadi momen penting dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pendidikan hingga ke pelosok, sekaligus mendengarkan langsung aspirasi masyarakat agar program pemerintah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.