Media Kampung – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini difokuskan pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B). Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menegaskan hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat intervensi gizi sejak dini.
Nanik menjelaskan bahwa intervensi gizi paling efektif dimulai dari kandungan bulan pertama hingga usia sembilan tahun atau sekolah dasar. Oleh karena itu, MBG kini menyasar kelompok 3B di wilayah 3T.
Penunjukan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN terkait kebutuhan ahli teritorial untuk pembangunan program di wilayah 3T. Nanik mengungkapkan bahwa pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T akan menggunakan skema alternatif agar tidak membebani APBN. Trenggono telah mengajukan pengunduran diri dari TNI dan akan pensiun dalam waktu dekat.
BGN telah mengeluarkan surat edaran kepada SPPG untuk memastikan layanan kepada kelompok 3B. SPPG yang tidak memenuhi ketentuan akan ditangguhkan. Hasilnya, dalam dua minggu tercatat 22 juta penerima dari kelompok 3B.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan