Media Kampung – Sebuah klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bea Cukai periode 16 April–27 Mei 2026 beredar di TikTok, menimbulkan kebingungan di kalangan calon peserta. Konfirmasi resmi dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan (PPID Kemenkeu) menyatakan klaim tersebut tidak berdasar.
Postingan yang tersebar di akun TikTok menampilkan poster berwarna cerah dengan tulisan “PENDAFTARAN CPNS BEACUKAI 2026” serta daftar persyaratan yang mirip dengan rekrutmen resmi. Poster tersebut memuat tautan singkat “mercfth.it.com/daftar02” yang mengarahkan pengunjung ke halaman pendaftaran.
Saat mengklik tautan, pengguna dibawa ke situs web yang menampilkan formulir digital, meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram. Situs tersebut tidak menyertakan logo atau domain resmi kementerian, sehingga menimbulkan keraguan terhadap keaslian link tersebut.
PPID Kemenkeu melakukan penyelidikan dengan menelusuri semua saluran resmi kementerian, termasuk website kemenkeu.go.id dan akun media sosial resmi. Hasil investigasi menunjukkan tidak ada pengumuman resmi tentang pendaftaran CPNS Bea Cukai periode tersebut.
Menanggapi temuan, seorang pejabat PPID mengemukakan, “Klaim link pendaftaran CPNS Bea Cukai periode 16 April–27 Mei 2026 tidak memiliki dasar hukum dan tidak tercantum dalam rencana rekrutmen tahun ini.” Ia menambahkan bahwa data tersebut belum pernah disetujui oleh Kementerian Keuangan.
Rekrutmen CPNS Bea Cukai biasanya diumumkan lewat portal resmi Kemenkeu pada bulan Januari atau Februari setiap tahunnya. Jadwal tersebut selalu memuat tanggal mulai dan akhir pendaftaran, jumlah formasi, serta persyaratan lengkap yang diatur di website kementerian.
Penyebaran link palsu ini berpotensi menyesatkan calon peserta, terutama yang belum familiar dengan prosedur resmi. Sosial media sering menjadi pangkalan hoaks karena tidak ada mekanisme verifikasi yang ketat.
PPID Kemenkeu mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi melalui saluran resmi, seperti website kemenkeu.go.id dan akun Instagram atau Twitter resmi kementerian. Jika menemukan klaim yang tidak konsisten, segera laporkan ke PPID untuk ditindaklanjuti.
Pemerintah juga menegaskan bahwa semua pendaftaran CPNS harus dilakukan melalui portal resmi dan tidak ada biaya pendaftaran. Oleh karena itu, setiap link yang memerlukan pembayaran atau data sensitif harus diwaspadai.
Saat ini, Kemenkeu belum mengumumkan periode pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026, sehingga klaim link tersebut tetap dianggap hoaks. Calon peserta diharapkan menunggu pengumuman resmi sebelum mengisi data apa pun.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan