Media Kampung, Banda Aceh – Duta wisata memiliki peran strategis dalam memperkenalkan kekayaan alam, budaya, sejarah, dan kearifan lokal Aceh kepada masyarakat luas. Hal ini disampaikan Faiza Syawalika Abna, Wakil IV Inong Persahabatan Kota Langsa 2026, dalam dialog bersama Pro2 RRI Banda Aceh, Minggu, 19 Juli 2026.

“Melalui pengalaman dan kisah inspiratif generasi muda, promosi pariwisata tidak hanya menjadi lebih menarik, tetapi juga mampu membangun citra positif daerah. Duta wisata merupakan representasi generasi muda yang memiliki kemampuan komunikasi, wawasan budaya, serta kepedulian terhadap pelestarian potensi daerah,” ungkap Faiza.

Baca juga:

Potensi Wisata Aceh yang Beragam

Menurut Faiza, Aceh memiliki beragam potensi wisata, mulai dari wisata bahari, pegunungan, sejarah, religi, hingga kuliner khas yang layak dipromosikan secara lebih luas. “Peran duta wisata menjadi penting untuk mengemas potensi tersebut melalui konten kreatif di berbagai platform digital sehingga mampu menjangkau wisatawan domestik maupun mancanegara,” jelasnya.

Duta Wisata sebagai Agen Edukasi

Faiza menambahkan, selain mempromosikan destinasi, duta wisata juga diharapkan menjadi agen edukasi yang mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, melestarikan budaya, serta memberikan pelayanan yang ramah kepada wisatawan. Sikap tersebut dinilai mampu menciptakan pengalaman berkunjung yang berkesan dan mendorong wisatawan untuk kembali datang ke Aceh.

Baca juga:

Pentingnya Kolaborasi

Faiza mengatakan, kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, komunitas kreatif, dan generasi muda perlu terus diperkuat. Sinergi tersebut diyakini dapat meningkatkan daya saing pariwisata Aceh sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Dengan pendekatan yang lebih personal dan kreatif, duta wisata diharapkan mampu membawa cerita Aceh ke panggung yang lebih luas, menginspirasi lebih banyak orang untuk menjelajahi keindahan dan keunikan Serambi Mekah.

Baca juga: