Media Kampung – Pemerintah Kota Palembang memastikan Car Free Day (CFD) di kawasan Ampera-Sudirman pada Minggu, 28 Juni 2026, ditiadakan sementara. Kebijakan ini diambil karena Jembatan Ampera akan menjadi lokasi penyelenggaraan Mandiri Ampera Tourism Run 2026.

Asisten II Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, menjelaskan bahwa penghentian hanya berlaku satu hari dan tidak memengaruhi jadwal CFD pekan berikutnya. “CFD hanya ditiadakan pada Minggu ini karena adanya kegiatan Ampera Tourism Run yang sudah terjadwal. Setelah itu, CFD akan kembali berjalan seperti biasa,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Isnaini juga meluruskan informasi yang beredar di media sosial yang menyebut CFD Ampera-Sudirman tidak akan lagi ditiadakan setelah diresmikan. Menurutnya, kebijakan penghentian sementara tetap dapat dilakukan jika ada agenda besar yang menggunakan kawasan tersebut.

Mandiri Ampera Tourism Run 2026: Event Olahraga dan Pariwisata

Mandiri Ampera Tourism Run 2026 digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1.343. Memasuki tahun ketiga, ajang lari ini menghadirkan sejumlah pembaruan untuk meningkatkan daya tarik peserta dan wisatawan. Event ini menjadi upaya Pemkot Palembang menggabungkan sektor olahraga, pariwisata, dan budaya guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tahun ini, Ampera Tourism Run menghadirkan tiga kategori lomba: 5 kilometer (5K) untuk pemula, 10 kilometer (10K) untuk peserta yang ingin tantangan lebih, serta 21 kilometer (Half Marathon) yang menjadi kategori baru sekaligus daya tarik utama. Pemkot Palembang menargetkan sedikitnya 5.000 peserta, dengan sekitar 30 persen berasal dari luar kota.

Rute perlombaan akan melintasi sejumlah ikon dan situs bersejarah Palembang, mulai dari Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak (BKB), hingga titik wisata lainnya. Start dimulai dari Jembatan Ampera.

Inovasi dan Target Internasional

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, mengatakan Ampera Tourism Run 2026 masuk dalam kalender wisata “135 Charming Events of Palembang 2026”. Kegiatan ini menjadi sarana promosi sport tourism sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Palembang ke wisatawan domestik dan mancanegara. “Ke depan kami ingin menjadikan Ampera Tourism Run sebagai event bertaraf internasional yang mampu menarik lebih banyak pelari dan wisatawan dari berbagai negara,” kata Irman.

Sebagai inovasi baru, penyelenggaraan tahun ini menggunakan Timing Chip System, teknologi pencatat waktu otomatis yang lazim dalam lomba lari internasional. Sistem ini memungkinkan pencatatan waktu peserta secara akurat sejak start hingga finish, sehingga kompetisi berlangsung lebih profesional dan transparan.

Dengan berbagai pembaruan, Mandiri Ampera Tourism Run 2026 diharapkan menjadi salah satu event olahraga dan pariwisata terbesar di Sumatera Selatan sekaligus memperkuat posisi Palembang sebagai destinasi sport tourism nasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.