Media Kampung – Kebun Binatang Berlin, Jerman, memperkenalkan anggota baru mereka: seekor bayi kuda nil pygmy betina bernama Brötchen. Bayi yang lahir pada 9 Mei 2026 ini memiliki berat sekitar 13 pon atau hampir 6 kilogram.
Nama Brötchen yang dalam bahasa Jerman berarti ‘roti gulung’ dipilih melalui media sosial pada 10 Juni dan telah mendapat lebih dari 6.000 suka di Facebook. Penampilan perdananya di air menjadi momen yang dinanti-nantikan pengunjung.
Menurut pihak kebun binatang, air memegang peranan penting bagi kuda nil pygmy. Mandi membantu merawat kulit sensitif mereka sekaligus membiasakan diri dengan air secara perlahan. Kulit kuda nil pygmy mengeluarkan zat yang mencegah kekeringan, bersifat antibakteri, dan berfungsi sebagai tabir surya. Saat terkena air, zat tersebut menghasilkan busa yang alami.
Kuda nil pygmy dewasa memiliki tinggi bahu 2,5 hingga 3 kaki, panjang 4,5 hingga 6 kaki, dan berat 400 hingga 600 pon. Spesies ini tergolong hewan nokturnal yang hidup di Afrika Barat, namun populasinya terancam akibat pertambangan, deforestasi, dan kerusakan habitat.
International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List mencatat kuda nil pygmy sebagai spesies terancam punah dengan populasi dewasa hanya tersisa 2.000 hingga 2.499 ekor. Kelahiran Brötchen menjadi kabar baik dari sudut pandang konservasi.
Saat ini Brötchen setiap hari menjelajahi kandang luar ruangan bersama induknya, Debbie. Sementara itu, kerabatnya di alam liar Afrika Barat terus berjuang untuk bertahan hidup. Kebun Binatang Berlin menekankan pentingnya perlindungan terhadap spesies ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan