Media Kampung – Aksi bersih-bersih bertajuk Ijen Rijik kembali digelar di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Bondowoso, pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 08.30 WIB itu berhasil mengumpulkan 20 sak besar sampah, yang didominasi sampah plastik.
Kepala Resor TWA Kawah Ijen, Rusdi Santoso, mengungkapkan bahwa Ijen Rijik telah berjalan sekitar lima hingga enam tahun terakhir. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap Jumat pertama bulan sebagai upaya menjaga kebersihan kawasan wisata alam yang menjadi destinasi unggulan di Jawa Timur. “Ijen Rijik ini dimulai sekitar habis Corona itu, jadi sudah sekitar 5-6 tahun berjalan,” ujarnya.
Peserta yang terlibat tidak hanya dari petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, tetapi juga pemandu wisata lokal, pelaku ojek troli, pemilik warung UMKM, hingga perwakilan homestay. Ratusan peserta bergotong royong membersihkan jalur pendakian selama 2,5 jam. Hasilnya, terkumpul sampah sebanyak 1,5 pikap atau sekitar 20 sak besar.
Menurut Rusdi, dominasi sampah plastik diduga berasal dari bungkus makanan dan camilan yang dibuang sembarangan oleh pendaki. Ia menambahkan bahwa gerakan Ijen Rijik lahir sebagai respons terhadap rendahnya kesadaran sebagian pengunjung dalam menjaga kebersihan lingkungan. Padahal, pengelola telah menyediakan tempat sampah di sejumlah titik di TWA Kawah Ijen dan Paltuding. “Cuma kepedulian pengunjung kadang-kadang masih kurang, mereka membuang sampah sembarangan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan rutin ini, pengelola berharap kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan kawasan konservasi terus meningkat sehingga keindahan dan kelestarian Kawah Ijen tetap terjaga.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan