Media Kampung – Dalam ajang Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe kembali menjadi sorotan sebagai top skor yang membawa Timnas Prancis melangkah mantap ke babak 32 besar. Pada laga kedua Grup I melawan Irak yang berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Mbappe menjadi kunci kemenangan Les Bleus setelah performa impresifnya di pertandingan pembuka melawan Senegal.

Prancis memulai turnamen dengan kemenangan 3-1 atas Senegal, di mana Mbappe mencetak dua gol sekaligus memecahkan beberapa rekor penting. Dengan gol tersebut, Mbappe resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Prancis, melewati rekor Olivier Giroud. Ia juga melampaui catatan Just Fontaine sebagai pemain Prancis dengan gol terbanyak di putaran final Piala Dunia.

Performa luar biasa Mbappe tidak hanya meningkatkan peluang Prancis untuk melaju ke babak 32 besar lebih awal, tetapi juga menjadikan tim asuhan Didier Deschamps sebagai kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Gigih, seorang pengamat sepak bola, menilai bahwa Mbappe akan tetap menjadi tumpuan utama Prancis dalam meraih gelar juara, sebagaimana yang terlihat dari gaya kepelatihan Deschamps yang mengutamakan sosok pembeda dalam tim.

Sementara itu, pelatih Irak, Graham Arnold, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap ancaman Mbappe. Bahkan Arnold sempat bercanda ingin memainkan tiga penjaga gawang sekaligus untuk menghentikan striker Real Madrid tersebut. Irak datang ke pertandingan ini dengan modal kurang positif setelah kalah telak dari Norwegia di laga pertama, sehingga fokus mereka adalah meningkatkan performa dan memberikan perlawanan terbaik meskipun menghadapi salah satu tim favorit juara dunia.

Laga Prancis versus Irak menjadi momen penting dalam perjalanan Piala Dunia 2026, di mana kemenangan akan memastikan tiket tim Prancis ke babak 32 besar. Mbappe, dengan koleksi 14 gol di Piala Dunia, semakin mendekati rekor gol sepanjang masa yang dipegang Miroslav Klose, dan menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Irak yang berusaha keras mengantisipasi kecepatan dan ketajaman sang striker.

Dengan kondisi ini, perhatian dunia sepak bola tertuju pada aksi Mbappe dan upaya Irak untuk bertahan. Perjalanan Prancis di Piala Dunia 2026 sangat bergantung pada konsistensi performa pemain bintang mereka, sementara Irak bertekad menunjukkan semangat juang tinggi meski menghadapi situasi yang sulit.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.