Media Kampung – Timnas Brasil harus menghadapi kabar buruk jelang babak selanjutnya di Piala Dunia 2026 setelah Raphinha mengalami cedera serius pada laga melawan Haiti. Cedera otot yang dialami winger Barcelona ini diprediksi membuatnya absen hingga sisa pertandingan turnamen, memberikan pukulan berat bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti.

Pada pertandingan Grup C yang berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, Brasil berhasil mengalahkan Haiti dengan skor 3-0 berkat dua gol Matheus Cunha dan satu gol Vinicius Junior. Meski meraih kemenangan penting, Brasil harus kehilangan Raphinha yang terpaksa ditarik keluar pada menit ke-40 akibat cedera otot pada paha kanannya.

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, menyatakan kekhawatirannya soal kondisi Raphinha setelah laga, meskipun hasil pemeriksaan medis resmi masih ditunggu. Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengonfirmasi bahwa Raphinha tengah menjalani protokol perawatan intensif dengan harapan bisa pulih secepat mungkin. Namun, laporan dari media internasional seperti Diario AS dan Diari ARA menegaskan bahwa cedera ini merupakan pukulan berat bagi Brasil karena Raphinha kemungkinan besar tidak akan kembali bermain di Piala Dunia 2026.

Raphinha memang memiliki riwayat cedera pada bagian paha yang sama, termasuk gangguan otot yang dialami saat membela Barcelona pada musim 2025/2026. Cedera terbaru ini memperparah kondisinya dan membuat pemulihan menjadi lebih sulit dan memakan waktu lebih lama.

Meskipun Brasil memiliki opsi pengganti seperti Gabriel Martinelli dan Rayan, absennya Raphinha sebagai salah satu penyerang utama tetap menjadi tantangan besar. Kehilangan pemain kunci ini dapat mempengaruhi taktik dan kekuatan serangan Brasil dalam fase penting turnamen.

Kemenangan atas Haiti membawa Brasil ke puncak klasemen sementara Grup C dengan empat poin, menggusur Maroko. Namun, dengan cedera Raphinha, perjalanan Brasil untuk lolos ke babak 32 besar belum sepenuhnya pasti dan harus tetap waspada menghadapi pertandingan selanjutnya.

Saat ini, tim medis dan pelatih Brasil masih memantau perkembangan kondisi Raphinha dengan harapan terbaik, meskipun peluangnya untuk kembali bermain di Piala Dunia ini diragukan. Kejadian ini menjadi peringatan bagi Brasil untuk mempersiapkan strategi alternatif demi menjaga peluang mereka di turnamen.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.