Media Kampung – Gelandang asal Belanda, Tijjani Reijnders, resmi meninggalkan Manchester City setelah hanya satu musim dan bergabung dengan klub Liga Pro Saudi, Al-Qadsiah, dengan nilai transfer sekitar 71 juta dolar AS.
Reijnders yang berusia 28 tahun menandatangani kontrak berdurasi lima tahun bersama Al-Qadsiah dan akan bermain bersama beberapa pemain ternama seperti Mateo Retegui di bawah arahan pelatih Brendan Rodgers. Kepindahan ini menandai babak baru dalam karier Reijnders setelah sebelumnya bermain di Eredivisie bersama AZ Alkmaar, Serie A bersama AC Milan, dan Premier League bersama Manchester City.
Transfer Reijnders ini juga membawa keuntungan finansial tak terduga bagi AC Milan. Dalam klausul transfer saat Reijnders pindah dari Milan ke Manchester City pada tahun 2025, Milan berhak menerima seluruh nilai bonus terkait performa apabila City menjual Reijnders dalam waktu kurang dari satu tahun sejak pembelian.
Dengan nilai transfer sekitar 71 juta dolar AS dari Al-Qadsiah, ditambah bonus yang mencapai sekitar 16 juta dolar AS, total yang diterima Milan dari penjualan Reijnders mencapai hampir 82 juta dolar AS. Ini berarti Milan bisa meraih keuntungan sekitar 65 juta dolar AS, mengingat mereka sebelumnya membeli Reijnders dari AZ Alkmaar dengan biaya sekitar 15 juta dolar AS pada tahun 2023.
Selama semusim bersama Manchester City, Reijnders tampil dalam sekitar 50 pertandingan, mencetak tujuh gol serta memberikan tujuh assist di berbagai kompetisi. Ia juga turut membantu City memenangkan FA Cup dan League Cup. Meski demikian, perannya mulai berkurang menjelang akhir musim, sehingga klub memutuskan melepasnya ke Liga Pro Saudi sebagai bagian dari perombakan lini tengah.
Kepindahan Reijnders juga menambah dinamika di Liga Pro Saudi yang semakin menarik dengan kedatangan pemain-pemain top dunia, termasuk Cristiano Ronaldo. Klub-klub di Saudi kini semakin serius bersaing dengan menggaet pemain-pemain berkelas dari liga-liga utama Eropa.
Transfer ini menjadi contoh bagaimana strategi bisnis dan klausul kontrak dapat memberikan keuntungan besar bagi klub asal Italia, AC Milan, meskipun kehilangan pemain yang hanya bertahan dua musim di San Siro.
Reijnders sendiri menyatakan rasa terima kasihnya atas pengalaman dan pencapaian selama bermain di Manchester City dan siap menghadapi tantangan baru di Arab Saudi.














Tinggalkan Balasan