Media KampungAl Qadsiah vs Al Nassr berakhir dengan kemenangan 3-1 bagi tuan rumah pada 3 Mei 2026, mengakhiri rekor 15 pertandingan beruntun Al Nassr di Liga Pro Saudi. Pertandingan yang berlangsung di Al-Awwal Park, Riyadh, menampilkan aksi dramatis dari kedua tim.

Gol pembuka datang pada menit ke-24 lewat Mohammed Waheeb Abu Al Shamat setelah umpan terobosan Christopher Bonsu Baah. Al Nassr menyamakan kedudukan lewat João Félix pada menit ke-39 setelah rangkaian serangan yang diprakarsai Marcelo Brozović.

Statistik babak pertama menunjukkan Al Nassr mendominasi penguasaan bola dengan 58 persen, namun hanya menghasilkan dua tembakan dibandingkan dua tembakan Al Qadsiah. Cristiano Ronaldo mencatat dua peluang namun tidak berhasil mengubahnya menjadi gol sebelum jeda.

Di babak kedua, Musab Al-Juwayr membuka keunggulan Al Qadsiah pada menit ke-55 setelah assist Julián Quiñones. Quiñones menambah gol ketiga pada menit ke-78, mengamankan selisih tiga gol bagi tim kandang.

Al Qadsiah menembakkan lima tembakan tepat sasaran, sementara Al Nassr hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran meski memiliki lima peluang keseluruhan. Kartu kuning dikeluarkan kepada Íñigo Martínez pada menit ke-41 dan Ayman Yahya pada menit ke-89.

Sebelum pertandingan, Al Nassr memimpin klasemen dengan 79 poin dan tengah merayakan rekor kemenangan 15 laga beruntun, sedangkan Al Qadsiah berada di posisi keempat dengan 65 poin dan belum terkalahkan di 15 laga kandang terakhir. Kedua tim sama-sama dalam performa tinggi, menjadikan pertemuan ini salah satu laga penentu dalam perebutan tempat finis musim.

Kekalahan 3-1 memutus rekor tak terkalahkan Al Nassr dan menurunkan selisih poin mereka dengan pesaing terdekat, membuka peluang persaingan ketat di puncak klasemen. Al Qadsiah, dengan tiga poin tambahan, meningkatkan peluangnya untuk bersaing di zona penempatan Asian Champions League.

Dogli Wilberforce, yang menulis laporan untuk Getty Images, mencatat bahwa “Al Qadsiah memasuki laga ini dengan keunggulan psikologis setelah memenangkan empat pertemuan terakhir melawan Al Nassr”. Pernyataan tersebut menegaskan pergeseran momentum yang tampak jelas pada hasil akhir.

Dengan empat pertandingan tersisa, Al Nassr harus mencari cara cepat memulihkan performa ofensifnya, sementara Al Qadsiah berambisi melanjutkan serangkaian kemenangan di kandang. Laga selanjutnya akan menjadi ujian bagi kedua tim dalam upaya mengamankan posisi akhir mereka di liga.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.