Media KampungMahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember mengajar di TPQ Darussalam pada 27 April 2026, meningkatkan minat belajar Al‑Qur’an anak‑anak.

Kegiatan dimulai pada Senin, 27 April 2026, di Taman Pendidikan Al‑Qur’an (TPQ) Darussalam, Jember.

Tim KKN terdiri atas mahasiswa dari beberapa program studi yang tergabung dalam program pengabdian masyarakat.

Mereka membimbing santri dalam membaca Al‑Qur’an menggunakan metode Yanbu’a yang menekankan pengucapan benar.

Selain itu, mereka memfasilitasi hafalan surat‑surat pendek secara bertahap sesuai kemampuan masing‑masing.

Setiap sesi diawali dengan doa harian untuk menciptakan suasana khusyuk.

Untuk membuat belajar lebih menarik, mahasiswa menyisipkan permainan edukatif berbasis nilai Islam.

Kuis islami disajikan secara interaktif, menstimulasi rasa ingin tahu anak‑anak.

Pendekatan ini berhasil menjaga konsentrasi santri tanpa rasa bosan.

Antusiasme santri tampak tinggi; mereka mengikuti tiap aktivitas dengan senyum dan semangat.

Pengajar TPQ Darussalam menyatakan bahwa metode baru memberi warna segar pada proses belajar.

Masyarakat sekitar juga memberikan apresiasi positif terhadap kehadiran mahasiswa KKN.

Mereka menilai kehadiran mahasiswa menambah variasi metode pembelajaran agama.

Kegiatan tersebut selaras dengan tujuan KKN, yakni mengaplikasikan ilmu di tengah masyarakat.

Program KKN Universitas Muhammadiyah Jember biasanya melibatkan proyek sosial yang bersifat edukatif.

Pada kesempatan ini, fokus utama adalah meningkatkan kemampuan membaca Al‑Qur’an pada usia dini.

Selain kemampuan membaca, nilai‑nilai keislaman ditanamkan melalui cerita‑cerita moral.

Karakter religius diharapkan terbentuk sejak anak‑anak masih kecil.

Mahasiswa juga melatih santri dalam menulis huruf hijaiyah secara rapi.

Setiap hari mereka mengadakan evaluasi singkat untuk mengukur progres belajar.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kecepatan membaca.

Para santri melaporkan rasa percaya diri yang meningkat setelah menguasai beberapa ayat.

Pendekatan interaktif dianggap lebih efektif dibandingkan metode konvensional.

Pengalaman ini memberi mahasiswa wawasan langsung tentang kebutuhan pendidikan agama di lingkungan lokal.

Mereka belajar berkomunikasi secara efektif dengan anak‑anak dan orang tua.

Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat setempat.

Harapan ke depan, program serupa akan berlanjut dan mencakup lebih banyak TPQ di wilayah Jember.

Mahasiswa KKN berkomitmen menjaga semangat belajar Al‑Qur’an tetap tinggi di kalangan generasi muda.

Dengan dukungan berkelanjutan, diharapkan generasi yang tumbuh menjadi berakhlak mulia dan cinta Al‑Qur’an.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.