Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember mengadakan senam bersama di halaman TK Khadijah 59 Purwoagung, Tegaldlimo, Banyuwangi, pada akhir pekan lalu. Acara ini dihadiri puluhan wali murid yang antusias mengikuti gerakan bersama.

Kegiatan dimulai pagi hari dengan sambutan singkat dari koordinator KKN, yang menekankan pentingnya pola hidup sehat bagi anak sejak dini. Selanjutnya, para mahasiswa memimpin serangkaian gerakan aerobik sederhana yang dapat diikuti semua usia.

Wali murid tampak semangat, beberapa di antaranya bahkan memotivasi anak-anak untuk bergerak lebih aktif. Selama sesi, mahasiswa menekankan bahwa contoh perilaku orang tua sangat memengaruhi kebiasaan anak.

“Anak hebat berawal dari orang tua yang sehat. Kami ingin membangun energi positif antara sekolah dan keluarga agar tumbuh kembang anak menjadi lebih optimal,” ujar salah satu mahasiswa KKN. Pernyataan tersebut menegaskan tujuan utama kegiatan.

Selain gerakan fisik, sesi senam juga menyisipkan penyuluhan singkat tentang manfaat olahraga bagi kesehatan jantung, tulang, dan mental. Penyuluhan tersebut disampaikan oleh dosen pembimbing KKN yang memiliki latar belakang ilmu kesehatan.

Para peserta diberi contoh sederhana seperti berjalan kaki bersama keluarga atau bermain layang-layang sebagai alternatif aktivitas yang menyenangkan. Mahasiswa menekankan bahwa kebiasaan kecil dapat menumbuhkan gaya hidup aktif secara berkelanjutan.

TK Khadijah 59 selaku penyelenggara menyambut baik inisiatif mahasiswa, menyatakan bahwa sinergi antara sekolah, orang tua, dan perguruan tinggi sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Kepala TK menambahkan bahwa kegiatan semacam ini dapat memperkuat ikatan sosial di lingkungan sekolah.

Kegiatan berlangsung selama kurang lebih satu jam, di mana semua peserta berhasil menyelesaikan rangkaian latihan tanpa kelelahan berlebih. Setelah senam, peserta diberikan air mineral dan buah potong sebagai penyegar.

Suasana kebersamaan tampak jelas ketika wali murid dan mahasiswa berfoto bersama di area lapangan. Foto tersebut nantinya akan dipajang di papan pengumuman TK sebagai dokumentasi kegiatan.

Mahasiswa KKN berharap acara ini tidak bersifat sesaat, melainkan menjadi agenda rutin bulanan. Mereka berencana mengajukan proposal kepada pihak sekolah untuk menjadwalkan senam bersama setiap akhir pekan.

Dalam rapat evaluasi internal, tim KKN mencatat tingkat partisipasi yang tinggi, dengan lebih dari 70% wali murid hadir. Data tersebut menjadi dasar untuk mengoptimalkan program di masa depan.

Pihak sekolah juga berjanji akan menyediakan ruang terbuka yang lebih luas untuk mendukung kegiatan fisik. Hal ini sejalan dengan rencana renovasi halaman sekolah yang sedang dipertimbangkan.

Selain manfaat kesehatan, senam bersama menjadi ajang edukasi tentang pentingnya kebersamaan keluarga dalam aktivitas sehari-hari. Mahasiswa menekankan bahwa olahraga bersama dapat memperkuat komunikasi dan rasa saling menghargai.

Beberapa orang tua menyampaikan rasa terinspirasi setelah melihat anak-anak mereka meniru gerakan orang tua. Salah satu ibu murid berkata, “Saya jadi lebih sadar untuk meluangkan waktu berolahraga bersama anak.”

Tim KKN mencatat bahwa motivasi orang tua berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas fisik. Oleh karena itu, mereka menargetkan peningkatan partisipasi orang tua dalam program selanjutnya.

Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, termasuk penggunaan masker saat tidak beraktivitas fisik. Tidak ada laporan kasus COVID-19 yang terkait dengan acara tersebut.

Setelah selesai, mahasiswa mengumpulkan umpan balik melalui kuesioner singkat yang dibagikan kepada wali murid. Hasil awal menunjukkan kepuasan tinggi terhadap pelaksanaan dan manfaat kegiatan.

Data yang terkumpul akan dijadikan acuan untuk menyusun modul senam yang lebih terstruktur, mencakup variasi gerakan untuk berbagai kelompok umur. Modul tersebut diharapkan dapat disebarkan ke sekolah lain di wilayah Banyuwangi.

Pihak universitas memberikan apresiasi kepada tim KKN yang berhasil menyalurkan ilmu dan energi positif ke masyarakat sekitar. Rektor Universitas Muhammadiyah Jember menyatakan bahwa kegiatan lapangan merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa.

Dengan keberhasilan ini, KKN Universitas Muhammadiyah Jember menargetkan untuk memperluas program serupa ke sekolah dasar dan menengah di kabupaten sekitarnya. Rencana tersebut sudah masuk dalam agenda kerja tahun ajaran mendatang.

Secara keseluruhan, senam bersama di TK Khadijah 59 berhasil menyatukan elemen pendidikan, kesehatan, dan kebersamaan keluarga. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya hidup sehat di komunitas setempat.

Ke depannya, pihak sekolah dan KKN akan terus berkoordinasi untuk menyempurnakan jadwal, materi, dan evaluasi kegiatan. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan generasi muda Banyuwangi tumbuh lebih sehat, aktif, dan berdaya saing.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.