Media Kampung – QPR vs Derby County menjadi sorotan utama pada Matchday 45 EFL Championship, di mana kedua tim berjuang mengamankan posisi playoff pada laga penutup musim yang dijadwalkan pada 25 April 2026 pukul 10.00 WIB di Loftus Road, London.

Pertandingan disiarkan secara langsung melalui Disney+ dan ESPN, menandai momen penting bagi para pendukung yang menantikan aksi dramatis setelah serangkaian hasil beragam di minggu-minggu terakhir.

Queens Park Rangers (QPR) memasuki laga ini dengan catatan tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir, namun tetap berada di zona aman setelah penempatan sementara di posisi ke-11 klasemen.

Derby County berada empat poin di belakang enam besar, memerlukan tiga poin untuk menutup celah dan mengandalkan hasil positif tim lain seperti Wrexham serta Hull City untuk memperkuat peluang mereka melaju ke babak playoff.

Pelatih John Eustace menyiapkan skuad tanpa Derry Murkin yang cedera hamstring, sementara Patrick Agyemang, Rhian Brewster, Bobby Clark, dan Callum Elder juga dipastikan absen; di pihak QPR, pemain kunci mengalami penurunan performa di luar lapangan, namun tidak ada laporan resmi mengenai cedera tambahan.

Pada babak pertama, QPR mencetak gol pertama melalui Harvey Vale setelah memanfaatkan umpan silang, namun Derby County menyamakan kedudukan di menit ke-26 melalui gol Fraulo yang memanfaatkan bola sudut yang tidak terjaga dengan baik oleh bek QPR.

Statistik menunjukkan kedua tim menguasai bola hampir seimbang, dengan QPR mencatat 55% penguasaan, sementara Derby County menonjolkan serangan balik cepat yang dipimpin oleh Jacob Widell Zetterstrom yang melakukan beberapa penyelamatan krusial.

“Mereka adalah lawan yang sangat sulit dihadapi, dipimpin pelatih yang berpengalaman dan skuad yang solid,” ujar seorang juru bicara QPR, menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dalam setiap fase pertandingan untuk menghindari kehilangan tiga poin penting.

Setelah peluit akhir, skor akhir 1-1 mengukuhkan status Derby County tetap berada dalam persaingan playoff, sementara QPR harus menunggu hasil pertandingan lain untuk menentukan apakah mereka dapat menembus zona menengah atas pada akhir musim.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.