Media Kampung – Arsenal harus puas menahan imbang Como dengan skor 1-1 dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung di Stadion Emirates, London, pada Rabu (12/8/2026) malam. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi pelatih Como, Cesc Fabregas, yang kembali menghadapi mantan klubnya sebagai pelatih setelah karier pemainnya yang membela Arsenal dan Chelsea.
Arsenal yang saat itu tidak diperkuat oleh beberapa pemain utama, tetap tampil dominan sepanjang pertandingan. Myles Lewis-Skelly membuka keunggulan Arsenal pada menit ke-33 setelah memanfaatkan kesalahan kiper Como, Jean Butez. Perayaan gol Lewis-Skelly memberikan sinyal kuat mengenai komitmennya kepada Arsenal di tengah spekulasi transfer yang mengaitkannya dengan klub lain seperti Chelsea dan Manchester United.
Namun, Como berhasil menyamakan kedudukan melalui gol indah dari Martin Baturina. Baturina menunjukkan kemampuan teknisnya dengan melewati dua pemain Arsenal sebelum menaklukkan kiper Kepa Arrizabalaga. Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan yang membuat Arsenal harus bekerja keras di babak kedua tanpa mampu menambah gol.
Dalam babak adu penalti, Arsenal berhasil menang 4-3. Kiper David Raya tampil gemilang dengan menyelamatkan dua tendangan penalti, sementara Noni Madueke dari Arsenal gagal mencetak gol setelah tendangannya mengenai tiang. Kemenangan ini memberikan modal positif bagi Arsenal yang sebelumnya mengalami dua kekalahan dalam pertandingan pramusim.
Como, yang dipimpin oleh Fabregas, menunjukkan performa yang mengesankan meskipun mereka merupakan klub Serie A yang relatif baru menghadapi juara Premier League. Pertandingan ini juga menjadi bagian dari persiapan Como untuk menghadapi kompetisi UEFA Champions League musim 2026-2027.
Arsenal menurunkan sejumlah pemain muda dan baru dalam pertandingan ini, termasuk Theo Julienne dan Marli Salmon, yang menunjukkan performa menjanjikan. Gabriel Jesus yang sempat membentur tiang gawang di babak pertama juga memberikan kontribusi serangan.
Laga ini penting karena menandai pertemuan pertama antara Arsenal dan Como serta menjadi uji coba strategi Mikel Arteta menjelang musim baru. Meski hasil akhir imbang, Arsenal berhasil menunjukkan ketangguhan dalam adu penalti dan mendapatkan pelajaran berharga dari Como.















Tinggalkan Balasan