Media Kampung – Bos Mercedes, Toto Wolff, menegaskan timnya akan habis-habisan di F1 Monako 2026 setelah pembalap muda Kimi Antonelli sukses merebut pole position pada sesi kualifikasi, Sabtu (6/6). Ini menjadi pencapaian besar karena mengakhiri puasa pole Mercedes di sirkuit Monte Carlo yang berlangsung selama tujuh tahun, terakhir kali diraih Lewis Hamilton pada 2019.
Wolff mengaku sangat emosional dengan hasil ini, mengingat secara historis sirkuit jalan raya Monako bukanlah arena yang ramah bagi mobil Mercedes. Namun, ia menekankan bahwa tugas tim belum selesai. “Tantangan sesungguhnya adalah mengonversi posisi start terdepan ini menjadi kemenangan,” ujar Wolff dalam pernyataan resmi tim.
Keberhasilan Antonelli tidak lepas dari kerja keras tim teknis yang bekerja semalaman di simulator setelah kesulitan pada sesi latihan bebas Jumat. Direktur Teknik Lapangan Mercedes, Andrew Shovlin, menjelaskan bahwa perubahan setelan mobil W17 berhasil memberikan stabilitas dan prediksi pengendalian yang lebih baik bagi Antonelli.
Sementara itu, rekan setim Antonelli, George Russell, justru mengalami kesulitan sepanjang akhir pekan akibat masalah cengkeraman ban dan kepercayaan diri. Wolff memberikan dukungan moral kepada Russell dan berharap ia bisa bangkit untuk meraih poin penting pada balapan utama.
Dengan sirkuit Monako yang sempit dan minim peluang menyalip, Mercedes kini fokus pada strategi pit stop dan manajemen ban yang cerdas, termasuk mengantisipasi kemunculan Safety Car yang kerap mengacaukan balapan. Wolff menegaskan tim akan habis-habisan untuk memastikan kemenangan pada balapan hari Minggu (7/6).
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan