Media Kampung – Duet Komang Bagus Wahyu Purustama dan Joachim Mika Gunawan berhasil menjuarai turnamen tenis internasional DETEC J30 Sukoharjo. Pasangan unggulan kedua tersebut mengalahkan rival terkuat mereka, Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong dan Alfaradu Sumirat, dalam pertandingan final dua set langsung.
Pertandingan final berlangsung di Stadion Tenis Gelora Merdeka pada Jumat, 5 Juni 2026. Komang dan Mika menang dengan skor 7-6(2) dan 6-3. Kemenangan ini menjadi pencapaian manis bagi Komang yang masih berusia 14 tahun dan merupakan binaan Kentoeng Tennis Academy Sukoharjo, Jawa Tengah.
Komang mengakui pertandingan berjalan sengit. “Di set pertama, Alfa sama Rafa bermain nge-press. Aku enggak siap buat ngembaliin pukulannya. Balasanku kebanyakan out atau net. Untungnya bisa fokus di tie break. Terus di set kedua, Rafa kram kaki. Jadi, kami fokus buat nyelesaiin pertandingan dengan lebih cepat, enggak mati sendiri dan main lebih rapih,” ujar Komang.
Petenis asal Pulau Dewata ini mengaku sangat bahagia karena dapat menyapu bersih seluruh gelar ganda. Ia mengapresiasi kerja sama yang solid dengan Mika. “Saya sangat bangga dengan pencapaian ini. Rasanya seru kembali bermain bareng Mika. Kami lebih kompak, bisa saling melengkapi dalam pertandingan. Saya belajar dan evaluasi pas main bareng pertama kali di ITF Jakarta. Jadi, ketika Mika ngajak lagi setelah saya pulang dari Davis Cup, saya langsung mengiyakan ajakan,” tambah Komang.
Joachim Mika Gunawan, yang berusia 17 tahun dan bersekolah di Life Community School Jakarta Barat, juga menyambut gembira gelar juara ini. “Tangannya Komang itu istimewa. Enak mainnya,” kata Mika. Meski meraih kemenangan manis, Komang enggan cepat puas. Ia memiliki ambisi besar untuk terus meningkatkan prestasi agar dapat bertanding di turnamen luar negeri.
Sementara itu, Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong harus segera bangkit setelah kalah di final. Ia dijadwalkan kembali bertanding melawan petenis asal Amerika Serikat, Brandon Putra, pada babak final tunggal putra. Sayangnya, kesuksesan tim putra tidak diikuti pasangan ganda putri. Duet Kaylee Tandjung dan Quirina Trea harus puas menjadi runner up setelah kalah dari ganda Taiwan-Tiongkok, Ke Chieh Hsu dan Xinran Yan, dengan skor 1-6 dan 2-6. Kedua petenis Asia Timur tersebut selanjutnya akan saling berhadapan untuk memperebutkan gelar tunggal putri.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan