Media Kampung, Rio de JaneiroFluminense mengkritik keras keputusan wasit Davi Lacerda setelah mengalahkan Vasco 1-0 di Maracanã, menyoroti peitada Canobbio serta ketidakkonsistenan dalam penerapan kartu kuning.

Pernyataan tersebut didukung oleh kapten tim, Hulk, yang menilai tindakan fisik wasit sebagai hal yang belum pernah ia saksikan dalam sepak bola dunia. Ia menekankan bahwa pertandingan sebesar ini membutuhkan arbitrase yang memiliki otoritas dan kriteria yang jelas.

Baca juga:

Menurut klub, wasit tidak hanya menamparkan Canobbio secara fisik, tetapi juga gagal menegakkan aturan secara seragam. Contohnya, pemain Vasco yang sebelumnya sudah menerima peringatan tidak diberikan kartu merah pada pelanggaran serupa, sementara pemain Fluminense menerima peringatan karena protes.

Baca juga:

Fluminense juga mengajukan dua poin utama dalam pernyataannya: pertama, dugaan penalti yang tidak diberikan kepada pemain mereka, Adson, pada menit ke-35 babak kedua; kedua, tindakan agresif seorang pemain Vasco yang menendang bola ke arah bangku cadangan tim tricolor, yang dianggap sebagai provokasi fisik tidak pantas.

Baca juga:

Klub menutup dengan menuntut adanya standar penegakan kartu yang lebih konsisten dan mengingatkan bahwa ketidakjelasan keputusan dapat merusak kepercayaan tim terhadap sistem arbitrase nasional. Mereka menegaskan bahwa perbaikan ini penting untuk menjaga integritas kompetisi di level tertinggi.