Media Kampung – Festival Catur Piala Wali Kota Surabaya 2026 tingkat SD dan SMP resmi berakhir pada Rabu (25/6/2026) di Balai Pemuda Surabaya. Turnamen yang berlangsung empat hari ini mempertemukan ratusan pecatur muda dari berbagai sekolah di Surabaya dan sekitarnya. Ajang ini menjadi sorotan utama dalam upaya pembinaan atlet usia dini, disambut antusias oleh peserta dan orang tua.

Ketua Pelaksana, Hesnud Daulah, M.Psikolog, menyatakan tingginya partisipasi membuktikan minat pelajar terhadap olahraga catur terus berkembang. Ia menekankan keberhasilan turnamen ini memotivasi untuk menghadirkan kompetisi serupa secara berkelanjutan. “Alhamdulillah, seluruh peserta, wali atlet, dan orang tua merasa senang. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan dan tidak berhenti sampai di sini. Hal itu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menggerakkan olahraga catur di Kota Surabaya,” ujar Hesnud saat penutupan.

Di balik kesuksesan, Hesnud menyoroti belum aktifnya kepengurusan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Surabaya. Ia berharap KONI Surabaya bersama Pengprov Percasi Jawa Timur segera menerbitkan surat keputusan agar organisasi kembali berjalan dan mengoptimalkan pembinaan atlet. Surabaya memiliki rekam jejak kuat dalam menyelenggarakan kompetisi catur skala besar, termasuk tiga kali menjadi tuan rumah turnamen internasional. Dalam waktu dekat, pada 27–28 Juni 2026, kota ini kembali menggelar pertandingan berstatus FIDE Rated.

“Surabaya sudah tiga kali menyelenggarakan turnamen internasional. Bahkan pada 27–28 Juni nanti, kami kembali akan menggelar pertandingan berstatus FIDE Rated. Antusiasme sangat tinggi, karena itu kami berharap Percasi Surabaya segera dihidupkan kembali agar pembinaan atlet semakin terarah,” katanya.

Kebahagiaan juga dirasakan para pemenang. Abigail Finlady Mellyqueen Tambunan, siswi kelas IX SMP Negeri 25 Surabaya, meraih Juara I kategori SMP Putri. Ia mengaku kemenangan ini hasil kerja keras, latihan konsisten, serta dukungan keluarga dan pelatih. “Saya sangat bahagia dan bangga kepada diri sendiri, pelatih, serta orang tua yang selalu mendampingi sampai sejauh ini. Semoga ke depan saya bisa kembali mengikuti turnamen dengan hasil yang lebih baik lagi dan bisa meraih poin penuh di setiap pertandingan,” ujarnya.

Pada penutupan, panitia mengumumkan para juara di sejumlah kategori. Kategori SD kelas 1–3 putra dimenangkan Muhammad Syafiqul Anam Nasrudin dari SDN Bulak Banteng I/263. Kategori SD kelas 4–6 putra dimenangkan Muhammad Damar Sinsihan Wahyu dari SDN Suruh Sidoarjo. Kategori SMP putra dimenangkan Cristiano Henoon Frederick Ranu dari SMP Gloria.

Keberhasilan Festival Catur Piala Wali Kota Surabaya 2026 diharapkan menjadi langkah awal memperkuat ekosistem pembinaan catur di Kota Pahlawan. Selain sebagai wadah kompetisi, turnamen ini dinilai mampu melahirkan bibit pecatur potensial yang siap bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.