Media KampungI.League menetapkan aturan baru untuk kompetisi League Cup musim 2026/2027 dengan membatasi jumlah pemain asing yang boleh didaftarkan oleh setiap klub peserta, khususnya klub-klub Super League dan Championship. Setiap klub hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal tiga pemain asing sepanjang kompetisi berlangsung.

Aturan Pendaftaran Pemain Asing

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan bahwa ketentuan ini mengharuskan tiga pemain asing yang sudah terdaftar tidak dapat diganti oleh pemain asing lain sampai kompetisi selesai. Jika salah satu pemain mengalami cedera parah atau pindah klub di tengah musim, posisinya hanya bisa diisi oleh pemain lokal sebagai pengganti.

Baca juga:

“Diganti yang lokal,” ujar Ferry Paulus saat ditemui di Kantor I.League, Jakarta, pada 11 Agustus 2026.

Tujuan Regulasi dan Dampaknya

Regulasi ini diterapkan untuk menjaga keadilan kompetisi sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pemain lokal agar mendapatkan menit bermain di lapangan. League Cup menjadi ajang penting bagi para pemain lokal yang biasanya menjadi cadangan di klubnya untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.

Baca juga:

Ferry menjelaskan, aturan tiga pemain asing ini mengadopsi regulasi pada kasta kedua, Championship, yang juga membatasi pendaftaran pemain asing sebanyak tiga orang pada musim 2026/2027. Sebaliknya, untuk Super League, kuota pemain asing masih lebih besar, yakni 11 pemain asing terdaftar, sembilan masuk daftar susunan pemain, dan maksimal tujuh pemain asing yang boleh tampil bersamaan di lapangan.

Jadwal dan Format Kompetisi League Cup 2026/2027

League Cup 2026/2027 dijadwalkan akan dimulai pada 3 November 2026. Fase grup berlangsung dalam tiga periode, yaitu 3–5 November, 24–26 November, dan 1–3 Desember 2026. Babak 12 besar kemudian dijadwalkan pada 15–17 Januari 2027, diikuti perempat final pada 30–31 Januari, semifinal pada 21 April, dan final pada 19 Mei 2027.

Baca juga:

Peran League Cup dalam Pengembangan Pemain Lokal

Dengan pembatasan pemain asing, League Cup diproyeksikan menjadi panggung yang lebih terbuka bagi pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan dan mendapatkan pengalaman pertandingan yang lebih intens. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pemain lokal secara keseluruhan dan memperkuat kompetisi sepak bola nasional.

Aturan ini juga menjadi langkah strategis I.League dalam menjaga keseimbangan kompetisi serta mendukung pengembangan talenta sepak bola Indonesia di tengah persaingan yang semakin ketat.