Media Kampung, Bandung – Ramon Tanque menghadapi masa sulit di Persib Bandung setelah tampil selama 154 menit di Piala Presiden 2026 tanpa berhasil mencetak gol. Kondisi ini menimbulkan spekulasi mengenai masa depannya di klub, terutama saat Persib harus mengantisipasi kelebihan pemain asing.
Penyerang asal Brasil berusia 27 tahun itu telah dipercaya pelatih Igor Tolic bermain dalam lima pertandingan Piala Presiden, termasuk sebagai starter di beberapa laga penting. Namun, Ramon belum mampu menunjukkan produktivitas yang diharapkan, berbeda dengan rekan barunya, Balsa Sekulic, yang mampu mencetak tiga gol selama turnamen.
Ramon sebelumnya menunjukkan kontribusi yang cukup baik di musim 2025/2026 dengan 8 gol dari 28 pertandingan Liga Super dan 1 gol di AFC Champions League Two. Namun, performa terkini di turnamen pramusim ini belum memenuhi ekspektasi, padahal kontraknya bersama Persib sudah diperpanjang hingga tahun 2028.
Keputusan Persib mempertahankan Ramon Tanque meskipun sudah mendatangkan Balsa Sekulic menjadi perbincangan di kalangan suporter. Sekulic, pemain asal Montenegro yang baru bergabung, dinilai lebih efektif dan tampil tajam dalam Piala Presiden 2026. Sementara itu, manajemen menilai kualitas skuad saat ini cukup merata dan semua pemain yang tampil di turnamen bukan sekadar pelapis, melainkan juga pemain inti yang dapat menunjang tim dalam kompetisi mendatang.
Manajer sekaligus Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, menyatakan optimisme terkait perkembangan tim yang berhasil lolos ke final Piala Presiden 2026. Ia menekankan bahwa performa Persib saat ini akan semakin meningkat setelah seluruh pemain yang sedang membela Timnas Indonesia kembali bergabung. Hal ini penting mengingat jadwal kompetisi domestik dan turnamen Asia yang padat.
Persib juga harus menyesuaikan diri dengan regulasi mengenai kuota pemain asing, yang menjadi alasan tim harus mempertimbangkan komposisi pemain di skuad utama. Nasib Ramon Tanque diprediksi akan bergantung pada kemampuan dan produktivitasnya dalam beberapa pertandingan ke depan serta strategi pelatih dalam mengoptimalkan peran penyerang asing di skuad.
Situasi ini menunjukkan tantangan yang dihadapi Persib dalam membangun tim yang kompetitif dan seimbang di musim 2026/2027, dengan tekanan dari kebutuhan untuk segera menemukan sosok penyerang utama yang mampu mencetak gol secara konsisten.















Tinggalkan Balasan